Kolaborasi Source Code bersama Tim dengan TortoiseHg dan BitBucket

Berkolaborasi source code dengan tim

Artikel saya tentang Version Control sudah terbit beberapa bulan yang lalu di PC Media edisi 9/2010. Jadi, kalau mau ngerti gimana cara kerjanya, cari aja di perpustakaan-perpustakaan terdekat. Hehe. Yang pasti tool ini sangat membantu sekali dalam management tim. Di post ini saya cuma mau share tentang pemakaian TortoiseHg dan Bitbucket.org untuk hosting source code tim, terutama masalah pull dan push source code.

Bekerja Dalam Tim

Hal-hal yang dibutuhkan:

  • TortoiseHg versi terbaru. TortoiseHg merupakan tool GUI untuk Mercurial. Tersedia untuk Windows, Linux (Gnome), dan MacOS. Bisa didownload di http://tortoisehg.bitbucket.org/
  • Account bitbucket.org. Bitbucket adalah situs jasa host source code gratis (5 user) untuk pengguna version control mercurial.


Install TortoiseHg seperti biasa. TortoiseHg ini sudah include Mercurial, sehingga tidak perlu lagi untuk install Mercurial secara manual. Setelah instalasi, kalau Anda coba klik kanan salah satu folder Anda, akan ada menu tambahan seperti pada gambar.

Saya menulis ini ketika saya sedang mengerjakan sebuah tugas kampus yang dikerjakan secara kelompok, menggunakan PHP. Karena itu saya membuat folder di htdocs xampp saya. Tapi Mercurial ini bisa support untuk semua jenis file, termasuk file binary seperti gambar.

Berbeda dengan Subversion, repository Mercurial jadi satu dengan source code karena Mercurial termasuk pada DVCS (Distributed Version Control System). Untuk membuat repository, klik kanan pada folder yang ingin Anda gunakan, pilih TortoiseHg -> Create Repository Here. Sebuah dialog akan keluar. Untuk option, cukup centang Add special file.

Repository adalah sebuah folder yang berfungsi untuk menyimpan source code beserta semua catatan perubahannya.

Setelah itu, buka Repositoy Explorer dengan cara klik kanan pada folder tersebut. Karena source code sudah tersedia pada Repository online di bitbucket.org, maka Anda cukup mengisikan dengan URL di address bar jendela.

URL tersebut bisa Anda dapatkan pada halaman project di bitbucket.org. Sebagai contoh, untuk salah satu public repository saya ada di http://bitbucket.org/fauzilhaqqi/. Buka salah satu repository tersebut, maka pada tab Overview akan muncul link untuk cloning atau pull source code.

Pull adalah istilah untuk menarik source code dari repository utama yang biasanya online.

Masukkan link tersebut pada address bar Repository Explorer.

Setelah itu, jika Anda diberi hak akses untuk mengupdate repository dengan kode Anda, biasanya Anda memiliki username dan password untuk repository tersebut. Untuk mengaturnya, klik pada icon Edit di sebelah kanan Address Bar pada Repository Explorer, yang bergambar obeng. Sebuah jendela akan muncul.

Pilih koneksi default Anda, lalu klik tombol Edit. Di field yang tersedia, isikan username dan password milik Anda. Pastikan Anda mempunyai hak akses “Write” untuk project tersebut, dengan konfirmasi ke pemilik project. Bagi pemilik project, bisa memberikan hak akses di tab Admin di setiap project-nya. Setelah selesai, klik Ok.

Proses setup telah selesai. Untuk mendapatkan source code dari repository utama, klik icon Pull yang bergambar panah ke bawah dengan garis, di sebelah kiri Address bar.

Setelah semua changeset terdownload, Anda bisa melihat setiap perubahannya.

Changeset adalah sekumpulan perubahan source code pada project. Setiap changeset memiliki ID unik untuk membedakannya.

Perubahannya sangat mendetail, mulai dari setiap file, sampai setiap baris pun dapat Anda deteksi. Jangan lupa untuk update repository lokal dengan cara klik kanan di changeset terbaru, kemudian klik update (karena sering dilupakan oleh pengguna awam).

Untuk mengupdate source code, setelah Anda melakukan perubahan pada source code di komputer Anda, klik tombol Commit yang ada di bagian atas Jendela. Setelah itu sebuah jendela lain akan muncul menampilkan file-file apa saja yang telah Anda ubah. Anda bisa memilih file mana yang akan Anda Commit.

Commit adalah istilah untuk mendaftarkan perubahan ke changeset lokal Anda.

Setelah proses selesai, coba Anda refresh Repository Explorer Anda. Akan ada satu baris baru yang Anda tambahkan. Untuk mengupdate source code repository online, klik icon Push yang ada di sebelah kiri Address Bar. Sekali lagi, pastikan Anda memiliki hak akses untuk mengupdate repository online, jika tidak maka akan error. Setelah proses sukses, itu berarti Anda telah mengupdate source code utama dan teman satu tim Anda bisa melakukan Pull untuk mendapatkan perubahan Anda.

Push adalah istilah untuk mengirim changeset ke repository online Anda.

Bagaimana jika ada perubahan dalam satu waktu, file yang sama, bahkan pada baris yang sama? Tenang saja, untuk itulah Version Control ini dibuat. Jika terjadi demikian, akan ada fasilitas Merge untuk menggabungkan dua perubahan di baris yang sama. Perlu diketahui, sebelum melakukan Push, pemilik source code lokal harus melakukan Pull terlebih dahulu hingga didapatkan changeset online terbaru. Setelah itu Merge dilakukan secara lokal, baru kemudian di-Push kembali. Silahkan bereksplorasi! 🙂

10 Comments

  1. permisi..pernah punya toturial mercurial -tortoiseHg yang lengkap gak??gw lg pengen belajar tapi gak nemu2 nih cara nya..susdah juga..gw pake vrsi baru yang untuk windows

    thanks

    Reply
  2. tangkiu bro buat sharenya… walaupun masih belum menggunakan setidaknya bisa memberi gambaran lah tentang apa itu version control… heheheh… sbnarnya masih rada nerawang sih mungkin pake dulu kali ya baru ngerti bener2… hehehh…

    btw matur thank you sanget yo bro… 🙂

    tetap semangat n sukses bro… 🙂

    Reply
      • sep… sep… tapi aku gk pake yang mercuria, aku makenya yang subversion, soalnya disini disuruh pake itu… hehehh… apa bedanya sih???… aku masih kurang begitu paham, mungkin file systemnya kali ya… mbo lah… hahahah…

        sukses bero… hidup software developer indonesia… 🙂

        Reply

Leave a Comment.