Jadi Pengurus AMA Indonesia Cabang Malang

Network itu memang penting

Semalam saya menghadiri salah satu acara yang mungkin jadi titik tolak saya juga untuk menjalani masa depan. Seperti yang saya tulis di halaman Tentang Saya, saya ini tergabung dalam keanggotaan AMA Indonesia cabang Malang. Sudah sejak bulan Agustus atau September lalu saya masuk dalam organisasi ini.

Ceritanya? Saya terpilih jadi satu dari sepuluh mahasiswa yang masuk program kerjasama antara AMA Indonesia cabang Malang dengan Universitas Ma Chung, kampus saya tercinta. Bukan gratis, saya tetap harus bayar sendiri. Tapi saya memanfaatkan dana awards yang saya dapat di Dies Natalis sebelumnya, karena prestasi saya. Lumayan, bisa ikut organisasi keren ini tanpa keluar uang dari kantong sendiri.

Sejak itu, setiap bulan saya selalu mengunjungi Hotel Tugu Malang, karena memang seminar AMA Indonesia cabang Malang selalu diadakan di situ. Seingat saya, pertama kali saya hadir adalah seminar dari psikolog kondang Tika Wibisono. Kemudian ada James Gwee, Krishnamurti, Ippho Santosa, Billy Budiman, dan sebagainya. Semuanya adalah pembicara kelas tinggi yang harusnya hanya bisa didapat dengan membeli tiket seminar seharga di atas 300rb rupiah.

Kembali ke acara tadi malam. Pembicara tadi malam pun tidak kalah hebat, yaitu Tung Desem Waringin. Siapa yang tidak tahu TDW ini? Pengarang buku best seller Financial Revolution dan Marketing Revolution ini selalu memberikan seminar dengan sangat semangat. Seluruh peserta “dipaksa” untuk terus bergerak dan memperhatikan apa yang dibicarakannya. Teknik berbicara di depan publik miliknya ini memang sudah bukan kelas teri lagi. Saya cukup banyak mendapat ilmu dan pengingat motivasi semalam.

Uniknya, setiap menghadiri seminar AMA ini, motivasi saya selalu muncul lagi. Setelah sebulan jenuh dengan aktivitas rutin dan kerjaan, apalagi skripsi yang mengasyikkan, motivasi saya untuk mengejar kesuksesan masa depan pun sedikit menurun. Tapi setelah menghadiri seminar AMA, dan bertemu para orang sukses lainnya, motivasi saya pun tumbuh lagi. Semangat untuk sukses dan membahagiakan orang-orang tercinta pun muncul lagi. Sejenak saya ingat-ingat lagi apa Goal yang sudah saya tulis di blog saya.

Ada banyak lagi peluang yang bisa saya dapatkan dengan join di AMA Indonesia cabang Malang ini. Dari ilmu, kenalan, pengalaman, sampai dengan berbagai makanan ala hotel Tugu yang telah disediakan sebelum seminar. Hehe…

Tidak hanya itu, ternyata AMA Indonesia cabang Malang ini open minded sekali.

Karena kepengurusan lama harus berakhir pada tahun ini, maka akan diadakan pemilihan pengurus baru. Sekitar 2 bulan lalu telah diadakan musyawarah cabang Malang untuk menentukan tim formatur dan ketua AMA Indonesia cabang Malang periode selanjutnya. Tidak banyak anggota yang tertarik untuk mengikuti muscab semacam ini. Tapi saya benar-benar tertarik untuk melihat prosesnya.

Ternyata di akhir sesi, ada penawaran untuk menjadi pengurus AMA. Saya menyatakan bersedia dan menulis identitas saya di selembar kertas. Pengurus ini akan dipilih oleh ketua terpilih untuk periode berikutnya.

Di seminar berikutnya, diumumkan ketua terpilih adalah Bapak Sarbini Wono. Dan alhamdulillah, ternyata saya terpilih menjadi salah satu pengurusnya. Saya sendiri belum tahu pasti apa job description saya dalam kepengurusan ini. Yang pasti, semalam sebelum sesi seminar oleh TDW, ada pelantikan pengurus baru. Ya, saya maju ke podium bersama pengurus baru lainnya.

Sepengetahuan saya sih, saya ada di bawah komando Bapak Sunjoyo Sukowijoyo di divisi IT. Hehe, karena basic saya IT, lagi-lagi masuk divisi IT. Mungkin memang sudah jalan saya di IT ya. πŸ˜€

Apa saya sudah kenal seluruh pengurus lainnya? Apakah ketua pengurus kenal saya? Nggak. Saya bahkan masih lupa-lupa ingat nama pengurusnya. Ketua pengurus pun belum tahu nama saya waktu pemanggilan ke podium. Terus kenapa dipilih? Yah, mungkin itulah sisi open minded dari AMA Indonesia cabang Malang. Anak muda yang masih mahasiswa seperti saya pun diberi kepercayaan untuk menjadi pengurus. Mungkin juga untuk dipersiapkan sebagai kader selanjutnya ya. Hehe…

Berarti PR saya selanjutnya adalah berusaha menghafal dan mengenal seluruh anggota pengurus dulu nih. Ada sekian puluh pengurus yang ada di bagian masing-masing. Sebagian besar adalah pengurus lama yang sudah saling kenal. Berarti saya nggak bisa memaksa mereka untuk kenal saya, tapi sayalah yang harus kenal mereka.

Kenapa kok mau jadi pengurus AMA? Kan ribet? — Ya iyalah, mana ada jadi pengurus nggak ribet. Entah itu para pengurus negara yang mau bikin gedung baru itu ribet apa nggak. Yang pasti buat saya ya jangan dilihat ribetnya donk. Lihat aja sisi positifnya. Banyak orang sukses ternyata lahir dari AMA Indonesia cabang Malang loh. TDW sendiri, dulunya adalah ketua AMA cabang Malang periode lama.

Banyak keuntungannya kok. Yang pasti adalah network semakin luas. Kenal dengan orang-orang sukses. Kan ada pepatah, lingkungan akan bisa membuat Anda menjadi seperti lingkungan tersebut. Bergaul sama penjudi, bisa jadi penjudi. Bergaul dengan perokok, bisa jadi perokok. Berarti bergaul dengan para pebisnis, bisa jadi pebisnis juga kan?

Ada lagi keuntungannya. Tanggal 4-5 Juni 2011 mendatang akan ada seminar 24 jam financial revolution oleh Tung Desem Waringin di Hotel Kartika Graha Malang. Biaya seat platinum harusnya 5jutaan. Tapi semalam, khusus untuk anggota AMA Indonesia cabang Malang (kalau nggak salah), ada diskon jadi 900rb an untuk class Platinum. Class reguler, hanya 300rb untuk 3 orang. Khusus semalam untuk seluruh anggota AMA Indonesia cabang Malang.

Untuk pengurus? ternyata ada diskon yang lebih hebat langsung dari obrolan bareng TDW. Kita dapat seat Platinum hanya dengan setengah harga. Dan setengah harga itu pun uangnya dikembalikan sepenuhnya ke kas AMA Indonesia cabang Malang. Wow. Kalau dihitung-hitung, berarti cuma sekitar 500rb dari harga asli 5jt kalo ikut seminar aslinya.

Mahal? Ya, untuk kelas mahasiswa seperti saya. Tapi kalau dilihat manfaatnya, jelas berbeda jauuuuuh. Rugi donk kalo gak diambil. Meski harus saving uang lagi untuk saku sehari-hari, ini bisa jadi investasi. Ya, investasi itu penting. Demi masa depan dan kebahagiaan orang-orang tercinta.

Jadi, segeralah bergabung dengan AMA Indonesia cabang Malang. Biaya? cukup murah kok kalau dibandingkan dengan biaya seminar umumnya kalau dihitung-hitung. Ini rinciannya untuk pendaftar perorangan (semoga gak salah ingat):

Uang pangkal Rp90.000,-
Uang iuran 2 bulan @Rp130.000,- = Rp260.000,-
Totalnya berarti Rp350.000,- di awal

Bandingkan dengan harga tiket seminar Ippho Santosa yang di atas 300rb dan tung desem yang di atasnya juga. Wah, benar-benar murah. Apalagi bisa kenal dengan pebisnis di Kota Malang lainnya. Sumber ilmu semua tuh, apalagi yang otaknya masih kosong seperti saya. Bisa serap banyak-banyak secara gratis. Hehe…

Segera bergabung ya… Nanti bisa ketemu saya kok *sok ngartis* πŸ˜€

Maaf gak ada fotonya, karena semalam HP saya masih saya oprek-oprek, jadi gak bisa foto-foto. Semua foto nanti ada di akun FB AMA Indonesia cabang Malang.

4 Comments

  1. Hai… nice blog.. keren.. Saya juga ikutan AMA waktu pembicara TDW lalu.. wah selamat ya atas ke-pengurus-an barunya semoga berjalan lancar dan menimba banyak ilmu.

    Sampai ketemu di Kartika nanti saya juga ikutan seminarnya TDW lagi, josss tenan lho..
    Salam kenal

    Reply

Leave a Comment.