Karena Komunitas Blogger Ngalam Juga, Saya Bisa Seperti Ini

Sebuah refleksi selamat ulang tahun yang keempat

Lomba Blog Wisata Sejarah  - 4th Bloggerngalam Blogger Ngalam, sebuah komunitas blogger di kota tempat tinggal saya. Komunitas yang tidak hanya berisi sekumpulan mahasiswa saja, ataupun pekerja kantoran saja, namun sangat beragam. Dari dosen, mahasiswa, penulis, programmer, editor, kepala jurusan, siswa SMA, penyiar radio, guru, dan sebagainya. Ya, banyak kepala dengan berbagai latar belakang.

Pertama kali saya ikutan ngumpul bersama komunitas ini adalah waktu kopdar idul fitri ke-2 (kalau tidak salah), di rumah makan kanton sebelum pindah ke oro-oro dowo. Di sana benar-benar kagok, pertama kalinya kenal dengan sesepuh-sesepuh Blogger Ngalam. Saya masih “no one” saat itu, bagaikan anaknya anak bawang. Namun dari sana juga semua cerita dimulai.

Komunitas ini paling aktif di milis. Nggak online 2-3 hari saja, bisa bikin tanggungan unread email di milis semakin banyak. Dan bisa dijamin, buat yang belum pernah kopdar ataupun kenal secara langsung dengan member aktif, akan kebingungan baca alur flow setiap email di dalamnya. Itulah yang saya rasakan dulu, awal-awal join milis sebelum aktif kopdar.

Tapi hanya dengan milis saja, saya jadi tahu banyak sudut pandang pemikiran, dari orang-orang dengan berbagai latar belakang. Wawasan saya pun bertambah luas. Dan tentu saja, teman saya semakin banyak.

Semakin terasa bahwa saya adalah bagian dari komunitas ini adalah waktu teraklamasi jadi ketua. Sejak itu saya jadi terlibat sepenuhnya hampir di semua kegiatan Blogger Ngalam. Meski saya gak terlalu bisa all-out karena ada sekian banyak kesibukan sebagai pengangguran, saya tetap meluangkan waktu saya sebisa mungkin. Nyatanya, saya tetap aktif nulis di blog ini, sesuai peran saya sebagai seorang blogger.

The Order of Perjuangan

Beberapa pertanyaan sempat terlempar ke saya, seperti “eh ngapain sih ikut komunitas, kan nggak ada duitnya”, atau “ngapain sibuk-sibuk di komunitas, mending seneng-seneng sama teman tau kerja cari duit”. Benarkah?

Sekedar share ya, justru kata-kata di atas itu saya pastikan keliru. Karena komunitas ini, saya punya banyak teman-teman yang mendukung langkah saya dalam mencari duit. Mulai dari penulis PC Media, PC Mild, freelance programmer, sampai sekarang buka usaha sendiri. Kualitas saya dalam mencari duit secara benar dengan etika yang baik juga dipengaruhi kontrol dari komunitas ini pula.

Tahu nggak, sebagian proyek saya yang mendatangkan duit, justru berasal dari kenalan yang ada di komunitas Blogger Ngalam, atau seseorang yang kenal saya sebagai Ketua Blogger Ngalam? Ya, itu sudah ada beberapa dan nyata. Justru karena saya aktif di komunitas non-profit seperti ini, client akan lebih percaya dalam hal yang benar-benar profit-oriented.

Ngapain sibuk di komunitas? Loh siapa yang bilang ini sekedar “sibuk” saja? Ini fun banget loh. Udah dapat teman, dapat relasi, banyak undangan gratisan, semakin terkenal, dan dapat client baru (yang otomatis dapat duit juga). Gimana bisa bilang nggak bermanfaat sama sekali? Non sense lah yang bilang seperti itu, berarti belum secara maksimal berkomunitas. Percaya deh.

Eniwei, ya begitulah cerita singkat saya dan Blogger Ngalam. Semoga di ulang tahun ke-4 ini Blogger Ngalam semakin tambah oke, tambah banyak anggota yang aktif, dan tambah seru kegiatannya. Yup, karena ngeblog bukan tren sesa(a)t! Happy Birthday Blogger Ngalam…!!! 🙂

19 Comments

  1. Benar! Tanpa dukungan komunitas, memang sih tetep bisa cari duit. Tapiiii dengan kita banyak bergaul dan dukungan dari komunitas, tentunya cari duit bakal lebih mudah lagi! 😀

    Reply

Leave a Comment.