Pengalaman Mengurus Paspor Baru di Kantor Imigrasi Malang

Karena tanpa calo pun, bisa kok.

Beberapa waktu yang lalu, setelah sempat tertunda sekian lama, akhirnya saya mengurus paspor juga. Memang belum pasti akan berangkat keluar negeri sih, tapi ini untuk jaga-jaga aja biar ntar kalo udah waktunya keluar negeri, gak pake kelabakan ngurusnya. Toh paspor juga berlaku selama 5 tahun, cukup panjang juga untuk sekedar berangan-angan keluar negeri. Dan, beginilah prosesinya.

Setelah mencari informasi via web, saya cukup tahu apa yang harus saya persiapkan. Hari pertama saya ke Kantor Imigrasi Malang, saya hanya membaca persyaratan dan mengamati bagaimana alurnya. Kantor buka mulai jam 7:30 kok, cukup pagi untuk sebuah kantor pemerintahan. Setelah itu, saya pulang untuk mempersiapkan segalanya.

Syarat dan dokumen

Nah, apa aja yang perlu dipersiapkan?

  • KTP yang masih berlaku
  • Akta keluarga
  • Akta lahir / ijazah / buku nikah
  • Duit sekitar 300 ribu rupiah
  • Mental (bercanda)

Note: Seluruh dokumen yang digunakan harus ada aslinya.

Kelima poin di atas wajib ditaati. Bagi yang bekerja di instansi pemerintahan, harus ada surat izin/rekomendasi dari atasan. Bagi yang sudah memiliki paspor sebelumnya, harus menyerahkan paspor lama. Bagi anak-anak di bawah 17 tahun, harus menyertakan buku nikah orang tua dan surat izin orang tua di atas materai. Oiya, ingat bahwa alamat pada KTP dan Akta Keluarga harus sama.

Bagi yang akta lahirnya hilang atau entah di mana, bisa menggunakan ijazah atau buku nikah. Saya sendiri, karena akta lahir saya hilang salinan aslinya, maka saya menggunakan ijazah kampus saya. Intermezo dikit, yang bikin agak emosi, ijazah petugas sedikit meragukan ijazah saya dengan menanyakan di mana Universitas Ma Chung itu. Apalagi sempat ada perkataan diminta kembali untuk ambil ijazah SMA saja. Ya saya gak mau donk, wong rumah saya jauh. Sialan, belum tahu dia kalo saya ini Student of the Year 2009. Muhahahaha…

Setelah seluruh dokumen di atas disiapkan, tinggal mengikuti prosesnya saja. Biar nggak bingung, saya ceritakan secara runtut alurnya. Secara umum, ada 4 proses yang harus dijalani.

Pendaftaran dan penyerahan berkas

Proses hari pertama, Anda harus membeli lembar pendaftaran terlebih dahulu seharga 8 ribu rupiah sudah termasuk map hijau (entah resmi atau tidak). Setelah itu, isikan data diri dan surat pernyataan secara lengkap. Jangan lupa, Anda harus membawa materai 6000 untuk surat pernyataannya. Setelah itu, Anda cukup melaporkan pendaftaran ke loket antrian. Anda wajib datang sebelum jam 11 (kalau tidak salah), karena loket pendaftaran akan tutup lewat dari itu. Di sana akan dicek dulu apakah Anda membawa dokumen aslinya, dan sedikit ditanya tujuan Anda.

Setelah itu, Anda diberi nomor antrian dengan prefix “P”. Misalkan, P27. Antrilah dengan tenang hingga nomor Anda dipanggil. Hari pertama ini Anda tidak perlu membawa uang, karena pembayaran akan dilakukan di proses berikutnya. Waktu saya mendaftar, setidaknya ada 3 loket pendaftaran dibuka. Anda akan ditanya seputar keaslian dokumen Anda, dan tujuan pertama Anda keluar negeri. Jawab saja sebisanya dan sejujurnya. Siap-siap dengan pertanyaan “kaget” semacam tanggal lahir dan nama orang tua. Setelah itu, Anda akan diminta pulang dan kembali lagi dalam waktu 3 hari kerja ke depan, sambil membawa selembar slip bukti pendaftaran.

Pembayaran

Proses hari berikutnya adalah pembayaran, foto, dan wawancara. Sebelum yakin Anda bisa hadir di hari tersebut, silahkan direnungkan kembali. Proses ini bisa jadi akan memakan waktu Anda cukup lama. Bukan karena prosesnya yang lama, tapi karena berbagai faktor X yang akan Anda ketahui sendiri nanti. Anda bisa mundurkan 1-3 hari kok, sesuai dengan informasi di slip bukti pendaftaran. Tips-nya, sebaiknya datang sepagi mungkin untuk proses ini, setidaknya jam 8.

Pertama-tama, Anda akan diminta registrasi ulang dengan menggunakan slip bukti pendaftaran di loket 6. Antrinya bisa jadi cukup panjang, apalagi kalo udah ada calo (baik berizin maupun tidak) yang nyelipin antrian nasabahnya *ecyee nasabah*. Anda akan diberi selembar dokumen baru, yang berisikan data pendaftaran Anda. Setelah itu, silahkan ambil nomor antrian lagi untuk pembayaran (dengan kode K) dan foto (dengan kode F) dengan satu nomor.

Untuk antrian pembayaran mungkin tidak terlalu lama. Tapi sewaktu mengantri, Anda bisa perhatikan ada orang-orang yang wajahnya gak terlalu asing yang seenaknya datang dan pergi dari loket pembayaran sambil membawa tumpukan map hijau dan sekian banyak nomor antrian. Nomor antriannya pun biasanya di atas nomor antrian Anda, tapi seenaknya bisa membayar duluan. Ya, itulah yang dinamakan calo.

Nah, sebelum nomor antrian Anda dipanggil, siapkan duit 255 ribu rupiah untuk pembayarannya. 200 ribu untuk biaya paspornya, dan 55 ribu untuk biaya fotonya. Memang sih nilai 255 ribu itu tercetak di nota pembayaran, tapi saya kok gak yakin biaya pas foto aja seharga 55 ribu yah. Ckckck…

Pengambilan pas foto

Setelah itu Anda akan diminta antri untuk foto dengan nomor antrian Anda. Ini nih prosesi yang bisa jadi lama banget, tergantung nasib Anda apakah hari itu para calo lagi banyak order atau nggak. Memang bikin gregetan sendiri kalo ngelihat di sela-sela pemanggilan nomor antrian, ada orang yang memasukkan orang lain seenaknya untuk foto, padahal gak ada nomor yang dipanggil. Bisa jadi kalau sebenarnya selisih Anda dari nomor antrian saat itu 10 orang, sebenarnya Anda mengantri untuk 30 orang. Maka, bersabarlah bila tidak datang pagi-pagi banget.

Wawancara

Ternyata setelah foto pun, nggak langsung wawancara. Anda harus mengantri lagi di kursi yang telah disediakan, menunggu panggilan berdasarkan nama (bukan nomor antrian). Di sini, lagi-lagi kesabaran Anda akan diuji dengan masuknya orang-orang yang gak dipanggil secara resmi ke dalam ruangan wawancara. Belum lagi jumlah petugas wawancara yang hanya seupil, dibandingkan jumlah pengantri. Gak usah grogi dalam sesi wawancara ini, karena kesan yang saya dapatkan hanyalah wawancara formalitas belaka, untuk konfirmasi data diri Anda.

Pengambilan paspor

Setelah seluruh sesi melelahkan tersebut, Anda akan diminta kembali dalam waktu 4 hari kerja ke depan, untuk mengambil paspor Anda. Silahkan ambil nomor antrian terlebih dahulu. Ingat, pengambilan paspor bisa dilakukan mulai jam 1 siang. Gunakan lembaran yang diberikan pada saat sebelum pembayaran untuk di-scan apakah sudah siap diambil atau tidak.

Pada saat saya mengambil paspor, petugas loket antrian mengatakan bahwa paspor saya belum selesai. Alasannya karena ada trouble dengan mesin cetaknya. Saya diminta untuk mengisi data diri, seperti orang-orang lain yang bernasib sama. Beberapa hari kemudian, saya di-sms dan besoknya saya ambil paspor saya dengan prosedur seperti biasa. Eng ing eeeeng, maka jadilah paspor resmi Anda dan siap untuk digunakan. Selamat, Anda telah berhasil melewati godaan para calo yang terkutuk. :D

Ehm, pada saat saya mengambil nomor antrian pun, ternyata ada orang lain yang bernasib sama. Alasannya pun sama, mesin cetak sedang trouble. Klasik memang, saya bisa menebak itu sebenarnya bukan trouble, tapi memang digunakan untuk mencetak paspor-paspor yang lewat calo lebih dulu, karena bayar lebih mahal. Jelas, orang dalam pasti terlibat. Entah benar atau tidak, yang pasti kasihan pasangan kakek-nenek yang terlihat jelas menunjukkan ekspresi kecewa karena sudah jauh-jauh mengambil ke Kantor Imigrasi itu.

Tip-tip bagi Anda yang ingin mengurus paspor baru tanpa calo di kantor imigrasi Malang

  • Jangan mengajukan permohonan secara mendadak. Sudah tahu proses pembuatan paspor di Indonesia itu cukup lama, jadi bijaklah dalam mengatur waktunya.
  • Datanglah sepagi mungkin. Kantor sudah buka jam 7:30, langsung aja geruduk tuh, daripada Anda harus menambah kapasitas kesabaran ketika para calo lagi banyak order.
  • Gunakan pakaian yang rapi dan menunjukkan kesopanan Anda, untuk setidaknya mendapat respek dari petugas. Terutama waktu sesi foto, ada beberapa pantangan kostum (terutama untuk cewek).
  • Siapkan alat tulis dan materai, daripada Anda harus beli di koperasi di sana yang notabene harganya jelas lebih mahal karena faktor kebutuhan.
  • Bersikaplah tegas dan jangan menunjukkan perasaan was-was saat mengurus paspor, kecuali kalau Anda memang lagi buron.
  • Bawalah gadget atau buku bacaan untuk hiburan, atau pacar Anda kalo emang lagi mau nemenin. Sumpah, menunggu antrian di sana itu perlu kesabaran atau pengalihan pikiran.
  • Pasang pandangan mata dingin dan sinis ketika bertemu tatap dengan calo. Ini untuk membantu memperbaiki generasi birokrasi Indonesia menjadi lebih baik. :D

78 Comments

  1. “Pasang pandangan mata dingin dan sinis ketika bertemu tatap dengan calo. Ini untuk membantu memperbaiki generasi birokrasi Indonesia menjadi lebih baik.” — temenan! pasti iku! mwakakaaa

    Reply
  2. Rusa penah sih mengurus paspor di Waru Sidoarjo. Sumpah ya emang butuh ekstra kesambaran mengurus hal beginian, apalagi emang berurusan sama PNS yang, ah sudahlah, emang sempat emosi aku kelakuan petugas Imigrasi Waru.

    Pasporku malah ilang, huaduhhh, males ngurus lagi, entah mau bikin baru (emang bisa ya) atau ngurus yg ilang, secara biayanya emang lebih mahal kalau ilang –”

    Reply
      • kalo mekanisme paspor hilang dan rusak lain lagi mas,biasanya nanti ditanya,tp mau jujur atau tidak pasti akan ketahuan sdh punya paspor apa blum sebelumnya hehe,karena per juni 2006, imigrasi sdh menerapkan sistem on line seluruh indonesia, dan siapa2 yang sdh pernah buat paspor stlh tenggat itu, datanya pasti akan ter-record di database imigrasi pusat, dia link ke seluruh kantor imigrasi di indonesia mas, itulah kenapa jg skrng pembuatan paspor dpt dilakukan dimana saja,krna mmg sdh on line sistemnya. Dan untuk paspor hilang dan rusak ada dendanya,untuk lbh jelasnya monggo di klik link tarif PNBP pada Kemenkumham.
        Demikian, semoga bermanfaat yaa

        Reply
      • Kalau paspornya hilang bisa diurus, tapi agak ribet, harus disertakan surat kehilangan dari kepolisian dan biayanya akan bertambah 2 kali lipat dari harga biasanya (sebagai ganti rugi / denda).
        kita tidak bisa berbohong klo belum penah bikin, karna data kita udah tersimpan di servernya. mending jujur aja, coz bisa membesarkan masalah (bisa2 kita berurusan dikantor kepolisian karna penipuan / pemalsuan dokumen)
        semoga membantu…

        Reply
        • maz mf ya menyimpang dari pembicaraan…
          aku ini kan bru pulang dri malaysia…
          sebetulnya aq dalam masa penyambungan tahun ketiga….
          tapi aku kabur…aku pulg k indonesia dg passpor asli q…bukan paspor tembak lo ya…

          nah sekrg aq tu mo bwt paspor melancong…
          berapa ya kira2 dendanya…jika diketahui saya kabur…

          Reply
  3. ho ho ho… thanks bro…
    membantu banget infonya, ini detik2 mengurus paspor soalnya dan kebetulan lagi di Malang juga… ha ha ha…
    Salam kenal,
    Oh iya, untuk karyawan swasta apa perlu pake surat izin atasannya ya ?

    Reply
  4. Iya enakan ngurus dhewe lek ngono, tp itu 7 hari pasti jadi kan ya paspor’e?ga kyk urus sim gagal ujian teori mesti balik maneh 2 minggu, gagal ujian praktek…#shithappen, calo brseragam is the golden way, cari tarif bersaing tentunya

    Reply
  5. wah makasih banget infonya bro, ane juga dari malang dan kebetulan mau urus paspor juga. infonya bermanfaat banget untuk menghadapi para petugas dan calo disana. tks bro aku juga dari ma chung hehe

    Reply
  6. thank info nya mz haqqi,
    mo tanya, iseng” sih, gmn caranya ngerti klo orng tu calo ?

    biar qt isa antisipasi gtu mz :P
    n kira” biayanya bisa melebih ii 275 rb tuh nggk, mksdnya seandainya ada biaya tak terduga?

    Reply
    • lihat aja kalo dia bawa banyak dokumen, dan bisa seenaknya nyelonong ke loket-loket tanpa ada rasa bimbang, bisa jadi dia calo. :D

      kalo lurus2 aja, biayanya cuma sekitar segitu kok. gak ada biaya tak terduga selama petugasnya gak macem2..

      Reply
  7. o iya, saya juga pengen bikin paspor, tapi belum amu kemana mana seh, cuma pengen aja, ntar jika ditanya negara tujuan gimana? dikosongi atau diisi negara yang kita sukai aja, asal ngisi gt,hehe
    thanks infonya :)
    o iya, KTP saya asli Blitar, apa bisa cari paspor di Malang?

    Reply
    • Iyap, dari mana pun, bisa kok bikin paspor di Malang. Yang penting dokumen2nya lengkap. Kalo ditanya tujuan mau ke mana, jawab saja yg paling diinginkan suatu saat nanti. :D

      Reply
  8. Bermanfaat sekali informasinya mas,hanya saja hal yg perlu saya tambahkan,biaya 255ribu itu sdh sesuai dgn aturan pnbp kpk.Rinciannya adalah,200ribu utk biaya buku paspor dan 55ribu untuk biaya penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik.Untuk info lbh lengkapnya dpt mengunjungi website http://www.imigrasi
    go.id,thengkyu

    Reply
  9. Kemarin saya juga baru ngurus passport mas di kantor imigrasi Malang mas Haqqi, ceritanya hampir sama, ada bbrp yg jadi catatan saya:

    1. Permohonan Passport online.
    Sebenarnya sudah disediakan permohonan passport online via http://ipass.imigrasi.go.id:8080. data dan dokumen2 pendukung bisa di upload dulu dan mendapatkan slip penerimaan.

    MALPRAKTEK: Ketika datang di kantor imigrasi sesuai tgl yg tercetak di tanda terima dari aplikasi online, ternyata harus beli formulir jg dan nyerahkan kopi dokumen2 lagi plus pertnyataan bermaterai (bagi yg bukan TKI). jadi upload dokumen2 yg kemarin di kemanain ya? tapee deh.. waktu saya tanyakan ke “customer service” jawabannya spt biasa tdk memuaskan.

    SARAN: tidak perlu bikin aplikasi online, gak ada gunanya!, langsung datang saja pagi2 spt saran mas Haqqi

    2. Pembayaran dan biaya TI yg aneh.
    Setelah memasukkan permohonan, langsung diminta datang keesokan harinya sebelum jam 10 untuk pembayaran, ambil foto/data biometrik dan wawancara. waktu antri untuk pembayaran kebetulan saya dapat nomor agak akhir (120). disitu terlihat agak aneh ketika ada antrian 20-an nomor yg dipanggil tp tdk ada yg melakukan pembayaran. Menurut seoorang bapak2 yg antri di sebelah, itulah antrian jatah calo atau perusahaan traffiking pengexport manusia ke luar negeri (PJTKI) yang berseliweran membawa dukumen bentumpuk2.

    INDIKASI KKN: Di sebelah loket pembayaran, ada penjelasan untuk passport biasa 48 biayanya cuman 200rb tapi kenyataannya di tarik 255rb (200rb passport + tarif TI 55rb). Apakah TI itu maksudnya “Teknologi Informasi” atau biaya foto yg dijawab dengan wajah tegang oleh bu kasir yg saya tanyai.

    Pertanyaannya apakah dibolehkan atau ada peraturan yg membolehkan penggunaan fasilitas negara yg dibeli dengan uang pajak kita di komersilkan? Yang jelas diperaturan yg di pampang di samping kasir biayanya hanya 200rb.

    Kedua, jika sistem e-gov permohonan online itu diterapkan benar maka mengurangi biaya cetak formulir2 yg tdk perlu. konsekuensinya koperasi pegawai kantor imigrasi akan hilang sumber penghasilannya dari fotokopi, jual alat tulis dan materai. Saya kira ini yg membuat enggan dijalankannya sistem e-gov td yg dibiayai miliaran dg uang pajak oleh para pegawai yg di gaji besar dengan uang pajak juga.

    salam Indonesia baru!

    Reply
    • Satu lagi soal parkir,
      parkir mobil di depan kantor sebagian besar sudah di penuhi oleh mobil dinas dan pribadi pegawai. ini yg mau di layani siapa? pegawai atau masyarakat?
      kendaraan non pegaawai samapi meluber di pinggir2 jalan dan kantor parpol di seberang jalan.

      untuk pnbp depkumhan bs di lihat disini: http://www.imigrasi.go.id/index.php?option=com_remository&Itemid=59&func=startdown&id=21

      tidak ada biaya TI yang di bebankan pengurusan passport. yg ada hanya 200rb untuk 48halaman dan 50rb untuk 24halaman

      Reply
    • mas agung, saya harap dalam memberikan penjelasan ataupun informasi jgn menyudutkan ataupun subjectif dan tentunya harus benar jg ya, pertama kalau jenengan lihat website imigrasi lagi dengan benar2, aturan yang paling update adalah thun 2009,bkn 2007 seperti yang anda refer diatas,dan peraturan pemerintah ttg tarif PNBP kemenkumham adalah sbb linknya: http://www.imigrasi.go.id/index.php?option=com_remository&Itemid=59&func=select&id=53
      .Langsung dilihat di part ke 3, jelas kok mas di situ, pada angka III (1)huruf (v)tertera dgn jelas, jasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrik sebesar Rp.55.000,- jadi,pemberlakuan tarif itu tidak main2, atau bahkan seenak udelnya sendiri.Apalagi di era keterbukaan skrng ini,praktek KKN sdh old fashion mas,kuno dan ketinggalan jaman. Saya harap anda berhati2 dlm memberikan informasi kpd publik mas, karena bkn tdk mngkin di era keterbukaan IT skrng ini (dan sdh ada UU yang mengaturnya/UU ITE no 8 thn 2008),dgn apa yg anda lakukan sprti di atas bisa membawa anda ke pengadilan.
      Hal lain lg, jenengan jg jgn asal sebut ttg perusahaan traficking penjual manusia ke LN mas, jenengan tau tidak bedanya antara traficking in person dan people smuggling?belajar dulu mas,baru ngomong lagi. Dan tidak semua PJTKI itu jelek ya mas,byk jg kok kisah sukses TKI di LN, itu jg krna jasa PJTKI yg mengirimkannya.
      Saya yakin, walaupun sedikit2, citra aparatur negara kita semakin membaik kok dari tahun ke tahun,krna mmg tuntutan kedepannya demikian.
      Demikian komentar saya,semoga bermanfaat

      Reply
      • Termakasih masukannya mas Galih,
        Mohon maaf jk ada data yg kurang valid/outdated.

        Untuk masalah Haggi mohon di update/hapus untuk data yg salah/ kurang berkenan agar tidak menjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

        Reply
      • bener kata mas haqqi,pengurusam visa langsung kepada kedutaan besar atau consulate jenderal dari negara terkait. Karena pada hakikatnya, visa adalah izin masuk yang diberikan oleh negara tsb (melalui perwakilannya di indonesia) kepada si pemohon visa untuk masuk dan melakukan kegiatan (bisa melancong,bekerja atau dll). Untuk informasi juga mbak, pemberian visa tsb adalah hal yg tidak dapat digugat atas dasar human rights, artinya, adalah kebijakan mutlak suatu negara utk menolak ataupun memberikan visa/ijin masuk kepada seseorang tsb. Adapun jenis visa bermacam2, sesuai aturan ke imigrasian negara tsb.
        Demikian, semoga bermanfaat

        Reply
  10. klo surat izin dari orang tua apa kita di kasih form atau asal tulisan yang menunjukkan izin dari ortu aja bwt yg dibawah 17 th

    Reply
  11. Hahhahahaha… Gaya pengajaranx pke metode baru eaw Sam??? Gw bca smbil ketawa ketiwi. :D Klo blogger yg seriuz2, gw ogah bcax. Eaw, gw jg pngen buat paspor, mskipun gk ada plan k LN tpi kn stidakx sedia paspor sblum ujan. Anyway, Thanks for sharing. Nuwuz aza. :3

    Reply
  12. numpang nanya nih,aku anak ma chung angkatan 2009,passportku kan mati 13 juni 2013 sedangkan mau dipakai pada tangga 6-12 januari. itu sudah harus di perpanjang ya? dan butuh waktu brapa lama untuk memperpanjang dan biayanya berapa ya? thankss,,

    Reply
    • Kurang tahu. Tapi kayaknya bisa deh kalau KTP masih status mahasiswa. Bilang aja kunjungan keluarga. Tapi nanti kalau bikin visa, pasti ada surat dari jepangnya buat bukti.

      Reply
  13. Kalo mau mengganti kesalahan pada tanggal lahir bisa gak ya?? Soalnya kemarin pas buat sponsornya teledor Dan tahun lahirnya di tambah 2 tahun.

    Reply
  14. wah makasi infonya mas , saya blarusan dari kantor imigrasi di malang , dan lihat ruangan sesak penuh , jengjeng akirnya pake calo kena 500rb :(

    Reply
  15. makasih mas infonya , barusan aja saya dari kantor imigrasi malang , begitu saya datang kantor penuh sesak , begitu lihat keadaan begitu jadi muales banget dan rumah saya juga jauh , jengjeng… akirnya pake calo kena 500rb , :( tapi mungkin lebih baik daripada antri lama2 dan pp malang-batu , maaf nih :(

    Reply
  16. Oh, seriously.. Imigrasi Malang bikin naik darah!!
    Barusan kemaren coba apply passport, udah daftar online hari Jum’at, dtg hari Senen.. Eh, masih aja disuruh ngsisi form MANUAL yg makan waktu bbrp menit..

    Kelar ngisi form, sekitar jam 08.40an nyerahin berkas. Eh, dgn santainya petugas bilang kuota hari ini udah penuh, katanya per hari cm 50 pendaftar.. what the hell?!!

    Kenapa gak diinformasikan? Toh di info mana pun jadwal penyerahan dokumen sblm jam 10/11..

    Datenglah lagi hari Selasa, terpaksa ijin kerja, lagi..
    Dr yg aku baca di bbrp blog ttg prosedur pengurusan paspor online, loketnya jelas2 dibedain antara yg online dan manual. yg online bs lgsg foto dan wawancara hari itu jg setelah masukin berkas, lha ini.. malah dikasih jdwl 1 minggu lg.. sinting tuh orang2!

    Reply
  17. Info yang bagus dan bermanfaat mas, kebetulan saya lagi cari info gimana cara buat paspor baru dan benar-benar ngga tahu harus menyiapkan apa saja. Berhubung rumah juga jauh dari kantor, jadi harus ekstra persiapannya biar ga bolak balik :D

    Reply
  18. awalnya main kesini buat cari referensi pengurusan paspor, sebelumnya ketar-ketir ternyata ngurus sendiri itu sangat mudah hehehehe

    yang bisa dijadikan catatan adalah sekarang ini pelayanannya jauh lebih baik dari tanggal di post nya tulisan diatas.

    sebelum ngurus sendiri coba tanya ke jasa pengurusan paspor, dikasih harga 650rb. waktu saya tanyakan apakah bisa langsung foto dan hari itu juga jadi? jawabannya ada tidak :D alias sami mawon dengan ngurus sendiri (4 hari setelah foto baru bisa diambil).

    akhirnya tanggal 12 maret 2013 kemarin berangkat ngurus dewe :
    1. formulir gratis tinggal minta ke bagian customer service (satpam :D)
    2. isi form sesuai data, jangan lupa beli materai 6000
    3. dokumen saya antara lain :
    – KTP Asli & Copy (fotocopy bolak-balik tapi jangan dipotong, alias satu lembar folio)
    – KK Asli & Copy (copy)
    – Ijasah terakhir Asli & Copy
    4. setelah ngisi form serahkan ke customer service, nanti dapat antrian ke loket pendaftaran (pemeriksaan berkas)
    5. kalau tidak ada kendala maka 2 hari lagi disuruh ke kantor imigrasi untuk pembayaran, foto & wawancara. sebelum meninggalkan meja nanti dikasih berkas untuk keprluan foto
    6. 2 hari setelah point 5 mending dateng pagi-pagi aja :D karena jam 7 pintu kantor udah dibuka. kumpulkan berkas yang di berikan di point 5 ke meja loket 4 / tanyakan ke customer service
    7. setelah dipanggil nanti diberikan lembar untuk pembayaran & foto, serahkan ke bagian customer service untuk dibuatkan no antrian pembayaran & foto
    8. sekarang tinggal nunggu dipanggil di loket pembayaran & foto
    9. setelah foto biasanya disuruh 4 hari lagi untuk mengambil paspor
    10. datang pagi-pagi lagi bro biar enak, jam 7 segera tumpuk bukti ambil paspor di customer service
    11. dipanggil di loket pengambilan paspor, beres dehhhhh

    oh ya, seminggu setelah ngurus sendiri bini juga minta di buatin. kali ini gw coba via online. ini bedanya :
    1. pendaftaran online butuh dokumen yang di scan, jadi 3 dokumen kk, ktp & ijazah di scan semua. siapkan ini dulu sebelum registrasi (jangan lupa siapin fotocopy nya juga)
    2. setelah pendaftaran online selesai nanti dapat email dari imigrasi, cetak/print email tadi sbg bukti bahwa pada tanggal X bisa mengurus paspor
    3. setelah sampai kantor imigrasi segera ke customer service untuk minta form pembuatan paspor baru, isi dengan data yang benar (lucu ya, tapi yaaa diterima aja :D)
    4. setelah pengisian form selesai langsung saja ke meja / loket KHUSU PENDAFTARAN ONLINE / TKI, kumpulkan berkas disitu lalu tunggu dipanggil

    karena sama-sama memerlukan pengisian form, untuk mempercepat proses saya sarankanambil form dulu (bisa minta tolong orang lain untuk ambil) lalu diisi dirumah

    semoga membantu

    Reply
    • ada yang kelupaan soal biaya pengurusan paspor, untuk paspor 48 halaman gw cukup mengeluarkan duid Rp255.000

      harga resmi gak pake calo :D
      mantab khan

      Reply
  19. Umur saya 15 th, kan termasuk kategori anak, saya ingin buat paspor tapi kurang 1 syarat, yaitu paspor orang tua, gimana jika orang tua belum punya paspor, apakah saya bisa buat paspor??

    Reply
  20. Mas. Q daftar buat paspor via online trus siap datang pada hari selasa. Saya datang pada hari itu. Namun saya suruh kembali karena ada hal lain yang perlu di lengkapi. Apakah perlu saya daftar online kembali. Yang kamren kan udah

    Reply
  21. mas mw nanya,sy kan bkan aslo malng,tpi kuliah dsni
    trs mw urus paspor bwt melancong,tpi krtu keluargaq tgl di NTT,KK sngt d btuh attw gmna mas?
    alx bln ini rncna liburanx
    makasih ats infox

    Reply
  22. maaf…mau tanya saya udah perpanjang 1x rencana mau ganti thn lahir dipaspor,apa bisa dan biayanya berapa?
    masalahny dulu waktu bikin thn 2006 ada yg dgn biodata aslinya maklum dulu lwt calo..
    maksih

    Reply
  23. wuah…muntab bnget sngt bermanfaat,mhon pencerahanya adik ku pernh jd tki 2009 dan paspornya hilang kebetulan sdh kadaluarsa 1setngah thun.bisa tdak membuat paspor umum 48H prmhonan baru atau bilang wae paspor hilang ya ?trmksh seblmnya

    Reply
  24. kalo mau bikin paspor buat anak2 apa perlu bawa anak nya kesana buat fotonya ? kan kasian tuh klo baby2 dibawa ngantri yg lamanya naudzubillah

    Reply
  25. maaf mas mau tanya.. dulu sy prnah jd TKI di thn 2006 tp umur di paspor serta nama y berbeda dgn ijazah.. dan skrg sy mau bikin paspor lg bisa gk yah mas.. krna data paspor sy yg dulu sdh masuk biometric .?

    Reply
  26. Mas, selain pasport untuk keluar negeri tuh wajib pake Visa gak? Kalo visa itu sebenernya untuk apa ya? Makasih mas sebelumnya.

    Reply

Leave a Comment.