Berkomunikasi yang Baik dan Menyenangkan Itu Susah

Sebuah pelajaran lagi hari ini..

Saya ini tipe kepribadian INTJ, yang saya tahu berdasarkan tes yang saya ambil sekitar 2 tahun yang lalu. Yang pasti, kemampuan interpersonal saya itu paling rendah sesuai tes kepribadian tersebut. Saya akui, memang kemampuan saya kurang dalam hal komunikasi.

Bukan karena saya ini diciptakan sebagai tipe pemikir, bukan karena saya terlahir dengan kemampuan kuat di logika, bukan juga karena takdir, tetapi mungkin karena belum terlatih saja. Sebab, sejak dulu saya lebih suka sendiri dan kurang suka berada di keramaian. Keseharian saya pun lebih banyak saya gunakan untuk berinteraksi dengan berbagai barang digital, yang menyebabkan saya jadi cukup geek juga.
Continue reading

Jejak Online Sang Sahabat

Saya tahu, suatu saat akan menghilang juga..

Baru baca milis BloggerNgalam, langsung saya cek benar apa nggak berita tentang tutupnya Friendster tanggal 31 Mei 2011 ini. Setelah membaca beberapa sumber, saya masih nggak tahu benar tidaknya berita tersebut. Yang pasti, sepertinya seluruh foto, komen, group, dan berbagai fitur Friendster akan dihapus untuk perombakan besar-besaran.

Saya pribadi sih, nggak masalah dengan penghapusan itu. Toh sekarang sudah jarang sekali, atau bahkan nggak pernah, buka akun Friendster itu lagi. Tapi tiba-tiba saya teringat dengan seorang sahabat lama yang nggak sempat menikmati era Facebook.
Continue reading

Pengalaman Seleksi PPAN 2011

Sebuah post yang panjang, sengaja saya jadikan satu biar enak dibaca. Enak apa muneg ya?

Disclaimer: Nama yang disebut di post ini hanyalah fiksi semata. Kesamaan nama dan sifat serta apa yang terjadi di post ini tidak ada hubungannya dengan kejadian nyata.

Baru menginjak lab pribadi sambil ngantuk-ngantuk, langsung nulis ini deh biar gak lupa. Semoga ini bisa jadi lembaran kenangan dan refleksi bagi saya dan siapapun di masa datang.

Sekitar 1 bulan yang lalu, saya nemu info menarik di website Kemenpora. Isinya tentang dibukanya pendaftaran program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2011. Tapi gak bisa mendaftar secara langsung, melainkan dari tiap propinsi. Oh, otomatis ada seleksi yang diadakan di propinsi. Dan dari kabar-kabar yang saya dengar sih, ini diutamakan yang bisa seni dan budaya lokal daerahnya. Langsung saya mikir ulang deh.

Sekitar 2 minggu yang lalu, saya dapat info di Facebook maupun di email kampus. Isinya tentang dibukanya pendaftaran calon peserta seleksi PPAN 2011 yang diadakan oleh PCMI Jawa Timur. PCMI sendiri adalah organisasi yang berisi seluruh alumni PPAN tahun sebelumnya. Saya mikir lagi, saya kan nggak bisa budaya. Di bidang seni, saya cuma main gitar dan nyanyi. Itu pun di band aliran Jepang yang alirannya sendiri bukan aliran band terkenal Jepang.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 7, 8, 9, 10

Other story about my first work camp

Tuesday, 22nd February, the seventh day in Mangkang. We woke up very early, because we had to go to Kudus City, where the Djarum company is. We were picked by 2 cars from the company. It takes about 2-3 hours from our camp to Djarum Company. We were greeted by the Manager of Public Relational department and 2 Beswan student. Because it was already time to lunch, the Manager treated us to eat soto kudus, one of the delicious dish in Kudus. The difference is soto kudus use buffalo’s meat, not cow’s. It was because of Sunan Kudus really respect about local people who were Hindu.

After that, we went to IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), where the waste from factory would be processed. Then, we went to PPT (Pusat Pembibitan Tanaman), where they are seeding tree or vegetables. We went back to IPAL to meet Beswan with the local children too. Beswan are the students who received scholarship from Djarum company. They are obligated to teach the local children in IPAL. There, I thought I met my soul mate, but because we really had a short time, I could not managed to acquaint with her. But it’s okay, because I still try to reach her with someone’s help. Hehe..
Continue reading

Mangkang Camp – Day 4, 5, 6

Actually, I don’t really remember what I did..

Yeah, it’s been so long since my Mangkang Work Camp. But because I have promised that I would write all my activities (as long as I remember) in this blog, I will do it. Fortunately I wrote my Facebook status during the camp, so I can read it again and then write it in this post.

The fourth day, it was Saturday. In the morning, we visited another school near the camp site, MI Al-Hidayah. MI stands for Madrasah Ibtidaiyah, one kind of Islamic school in elementary grade. Three class grouped in one, so crowded when we were teaching. But my friends said that I could manage the situation. Yeah, actually it was really fun. We taught garbage collection education, separating organic and inorganic garbage.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 3

Pertama kalinya ngajar anak SD

Hari ketiga, akan saya coba tulis dalam English, supaya nantinya bisa dibaca sama temen-temen work camp lainnya.

Okay, yesterday we have prepared for today’s activity. We will go to visit SD Mangkang Wetan school, and then playing with local scout (pramuka), and other exciting activities. I have been chosen as the team leader for teaching class 4 with other friends.

Haqqi (me), Laili, Kimura, Yutaro, Celine, and Vuokko was in my team. Of course we are from Indonesia would take care a lot, because the students could not understand english. We started at 8 o’clock. We entered the classroom, and the children were so crowded.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 2

Mulai merasakan hidup nyaman di desa

Hari kedua, terbangun di pagi hari dengan keluhan dari peserta jepang dan Finlandia yang digigit nyamuk semalaman. Haha. Kita sarapan bareng, dengan roti tawar dan beragam selai yang sudah dibeli kemarin. Sedikit cerita-cerita dan masih canggung dalam obrolan sih.

Saya dapat jatah sebagai Cooking team bersama 5 orang lainnya. Paginya, jadwal kita adalah jalan-jalan ke pasar tradisional. Peserta masih berjumlah 12 orang total. Karena satu orang dari Jepang belum datang. Kita naik dokar, 2 orang tinggal, 1 orang mengurus ijin untuk school visit besok, 7 orang naik dokar, dan 2 orang naik ojek. Kita jalan-jalan untuk nyari bahan masakan buat beberapa hari ke depan.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 1

Sebuah event yang berbeda dari keseharian seorang programmer

Event ini sudah direncanakan sejak bulan september lalu (seingat saya). Sebuah kegiatan yang sama sekali berbeda dengan rutinitas keseharian saya. Berkat informasi dari si Umi, saya menganggarkan uang beasiswa tahunan yang saya dapat untuk mendanai kegiatan ini. Sebuah work camp, atau bahasa indonesianya kemah untuk pengabdian masyarakat, yang diselenggarakan oleh organisasi bernama Indonesia International Work Camp.

Saya kebetulan dapat jatah camp Mangkang Camp ke-13, yang diselenggarakan mulai 16 Februari sampai 1 Maret tahun 2011 ini. Salah satu motivasi saya adalah untuk bertemu dengan berbagai orang dari seluruh dunia yang punya visi sosial juga. Selain itu, sebenarnya sih saya merencanakan untuk apply atau pindah ke camp waktu liburan kuliah, tapi karena nggak bisa diganti, ya udah terpaksa ijin kuliah selama 2 minggu dulu. Motivasi saya yang lain adalah untuk menikmati kehidupan alam yang berbeda dari keseharian saya selama ini.
Continue reading

Nikmatnya Susu

Ngga bermaksud nangkep keyword gak bener loh… Hehe…

Semua sudah tahu, kalau susu itu baik untuk kesehatan. Karena menyangkut masalah kesehatan, nggak heran kalau susu itu mahal. Dari susu bayi, sampe susu buat penderita osteophorosis, harganya selangit. Susu kotakan buat anak-anak, sampe susu untuk bikin perut kotak-kotak, juga gak bisa dibilang murah. Susu yang udah basi yang namanya berganti jadi yoghurt pun gak kalah mahal. Ckckck…

Saya suka minum susu, bukan cuma karena sehat, tapi karena emang enak. Dulu waktu SD, jajanan favorit saya waktu istirahat adalah susu KSB (Koperasi Susu Batu), yang waktu itu bisa dibilang murah (lupa harganya). Saya juga pembeli rutin susu real good waktu awal-awal keluar dulu, yang masih kemasan 200ml. Sekarang sih, dengan harga lebih mahal, kemasannya cuma 120ml. Jadi males belinya, nanggung di perut.
Continue reading

Seminar AMA Malang – Ippho Santosa

Agenda malam Jumat

Skrinsut bersama temen dari Ma Chung (Ippho kedua dari kiri, sebelah saya)

Ah, ini sih bukan post tentang serem-serem gak jelas gitu. Sebagai anggota AMA Malang (website-nya udah gak pernah update), barusan saya ikutan seminar bulanan di Hotel Tugu. Kali ini pembicaranya adalah Ippho Santosa, yang disebut-sebut sebagai pakar otak kanan. Seperti biasanya, datang ke Hotel Tugu jam 6an, menikmati makan malam prasmanan sambil ngobrol-ngobrol, terus masuk ruang seminar. Yang beda dari biasanya, peserta kali ini banyak banget. Sampai-sampai ruang seminar yang biasanya pakai meja untuk setiap peserta, tadi malah cuma kursi aja, demi mencukupi jatah tempat duduk.

Ippho Santosa ini adalah pengarang salah satu buku best seller berjudul “7 Rahasia Rezeki”, yang juga jadi judul seminar malam ini. Saya belum pernah baca sih, tapi melihat dari seminarnya, sepertinya sangat menarik. Memang dalam seminar gak bisa benar-benar dipaparkan secara keseluruhan materi itu, tapi dari sedikit seminar itu aja saya bisa menangkap banyak sisi positifnya.
Continue reading