Saya Masih Hijau

Dengar kata “hijau”, jadi ingat warna favorit seseorang yang pernah berarti bagi saya. Tapi bukan itu inti post kali ini. Post ini terinspirasi dari obrolan singkat saya dengan seorang politikus lokal, tentang bagaimana pemikirannya. Dari cerita singkat itu, saya seketika menyadari lagi betapa hijaunya saya.

Ya, saya yang hijau. Saya yang akhir-akhir ini sedikit sombong karena mengingat tagline “si cerdas yang pemalas”, yang dulu pernah saya pakai. Saya yang sejenak merasa sudah tidak perlu lagi serius belajar untuk mengembangkan diri. Sebuah sifat yang seharusnya tidak saya pelihara untuk mencapai tujuan hidup saya. Alhamdulillah saya tercerahkan lagi.

Continue reading

Kerja: Perusahaan Raksasa, atau Perusahaan Kecil yang Mengapresiasi Anda?

Sudah lebih dari setahun saya mencoba menjalankan usaha saya. Berawal dari idealisme pribadi untuk pensiun dini, saya start Mimi Creative dengan total sebagai tim ber-4. Sekitar setahun berlalu, saya mendapatkan rezeki untuk mengembangkan sayap di ranah aplikasi mobile, dengan nama Tomatech Mobile. Dari kedua perusahaan tersebut, saya banyak belajar bagaimana memulai sebuah usaha.

Kali ini saya ingin berpikir sedikit mengenai pilihan hidup dalam hal pekerjaan utama. Dulu saya sempat galau juga dalam memilih pekerjaan saya, sebelum akhirnya saya ikut Asosiasi Manajemen Indonesia cabang Malang, dan teracuni untuk langsung terjun di dunia wirausaha dengan modal tanpa pengalaman. Jadi, meskipun saya ingin membahas bagaimana dampak memilih antara perusahaan raksasa atau perusahaan kecil, bisa jadi saya hanya menjelaskannya secara subyektif, karena saya gak tahu rasanya bekerja di perusahaan raksasa.
Continue reading

Berjejaring

Sekedar refleksi singkat (daripada bulan ini nggak ada tulisan)

Menjalani bisnis dari nol, ternyata gampang-gampang susah ya. Berbekal pengalaman seadanya, belum pernah kerja kantoran dalam waktu lama, apalagi nggak pintar-pintar amat. Tapi, tetap harus dijalani dengan sangat fokus dan cerdas. Kalo nggak gitu, buat apa pengorbanan selama satu tahun terakhir ini. Hehe…

Usut punya usut, salah satu kunci untuk kesuksesan adalah berjejaring, atau istilah yang lebih islami adalah silaturahim. Simple memang, dan jangan kaget kalau hasilnya nggak langsung kelihatan di depan mata. Justru kunci yang satu ini akan memiliki dampak panjang ke depannya. Ya, karena kita tidak ada yang tahu apa yang ditakdirkan oleh Yang di Atas.
Continue reading

Focus!

Bukan karena hyperactive, tapi memang kurang bisa mengatur diri…

Eh, ada kegiatan A. Ikutan yuk?
Eh, ada komunitas baru. Join yuk?
Eh, itu ada kompetisi. Berminat?

Dimulai sekitar 3 sampai 5 tahun yang lalu, kalimat-kalimat di atas membawa saya ke sebuah dunia yang berbeda dari dunia saya sebelumnya. Dari saya yang penuh waktu luang, hingga bisa nge-game sampai pagi, baca komik sepuasnya, dan sebagainya, menjadi manusia penuh kegiatan dan komunitas. Oke, memang saya bisa berkembang dan mengubah saya menjadi lebih baik. Saya pun merasa nyaman, karena saya bisa bereksplorasi sepuas saya.
Continue reading

Tulisan Saya di DailyStasion.com, Tentang Freelancer Menjadi Startup

Setelah sekian lama tak ada post…

Wow, baru sadar kalau bulan ini jari-jari tangan saya belum produktif nulis di blog ini. Yang saya lakukan hanyalah day-to-day activities yang harus dikerjakan karena urgent, bukan suatu aktifitas penting yang menuju Goal saya. Memang beberapa bulan ini saya kurang konsisten ngeblog, karena berbagai hal. Tapi, saya tetap mengaku sebagai blogger abal-abal.

Karena sempat menyatakan bergabung (entah sebagai apa) di sebuah citizen media bernama DailyStasion.com yang dirintis oleh teman-teman komunitas Stasion, saya diminta untuk menulis sebuah artikel. Kali ini saya diminta untuk menulis tentang bagaimana perjalanan dari Freelancer menjadi sebuah Startup. Nggak tahu kenapa kok saya yang diminta menulis, padahal saya sendiri belum jelas Startup-nya apa. Hehe…
Continue reading

Menghargai, Menikmati, dan Mensyukuri Masa Kini

Untukmu yang saat ini masih ragu

Post ini awalnya mau saya beri judul “Menghapus Masa Lalu”. Gambarnya pun awalnya akan saya tampilkan sebuah spion, yang menggambarkan pandangan ke belakang (masa lalu). Tapi setelah menulis beberapa ratus kata, akhirnya saya putuskan untuk menggantinya dengan kata-kata yang positif, dan gambar yang menenangkan hati.

Tidak ada manusia yang nggak punya masa lalu, kecuali orang-orang yang punya penyakit keterbatasan ingatan yang akan melupakan apa yang telah dilakukannya sesaat dia selesai melakukannya. Masa lalu, akan selalu ada. Sekuat apa pun kita berusaha melupakannya, akan tetap ada. Dan semakin kita berusaha untuk mengabaikannya, dia akan semakin ada.
Continue reading

Antara Tahun Naga Air dan Kafi Kurnia

Sekedar pembangkit semangat di kala down

Foto bersama Kafi Kurnia dan pengurus AMA Malang

Ya, saya sedang sedikit down di tengah tekanan sebagai calon pengusaha baru ini. Begitu banyak ternyata hal-hal yang harus dipelajari dan dikuasai, dari sisi teknis hingga non-teknis. Kadang penat, jenuh, semangat, over semangat, ataupun bosan sama sekali. Pingin rasanya bebas, sebebas dulu waktu belum benar-benar berkomitmen terjun di sini.

Tapi untunglah, nggak salah saya ikutan Asosiasi Manajemen Indonesia, disingkat AMA, yang khususnya untuk cabang Malang ini. Kebetulan saya juga jadi pengurus di bidang IT-nya, dan sekarang sedang me-remake website-nya lagi bersama tim Mimi Creative yang sekarang. Berkat seminar bulanan yang diadakan asosiasi ini, setiap bulan pula mental dan emosi saya di-charge kembali ke penuh lagi.
Continue reading

Entrepreneur: Lulus Kuliah Langsung Buka Usaha? Bersiaplah Merasa Iri dengan yang Kerja

Nggak ada yang salah dengan jadi entreprenur maupun pegawai

Ada beberapa teman yang tanya ke saya, “Kok berani sih langsung terjun buka usaha?” Saya bingung gimana jawabnya. Kalau diingat-ingat lagi, saya sendiri cukup lupa kenapa saya kok nekat buka usaha langsung tanpa kerja dulu. Entah dulu karena gak mau terikat waktu kerja, entah karena pingin sukses lebih cepat, atau karena sekedar coba-coba. Yang pasti, sekarang saya sudah terjun di bidang ini.

Jejaring yang banyak, semakin banyak godaan

Bisa dibilang, saya ini sama sekali nggak punya pengalaman kerja di perusahaan orang lain. Sekedar PKL sih pernah, tapi kan hanya merasakan sedikit saja pengalaman jadi pegawai. Nulis di PC Media dan PC Mild pun, meski kerja di perusahaan orang lain, tekanan yang ada itu cuma deadline saja. Nggak ada tekanan lain yang berarti. Bukan hanya nggak ada tekanan, tapi juga nggak ada pengalaman tentang dunia wirausaha!
Continue reading

Menunda Kesenangan, Untuk Kesenangan yang Jauh Lebih Besar

Sedikit refleksi sederhana untuk masa depan

Tabung kesenangan hari ini, untuk kesenangan yang lebih besar nanti

Pernah nggak, denger dari orang-orang di sekitar Anda, pertanyaan seperti ini:

— Buat apa sih repot-repot gitu, hidup kan masih panjang?
— Daripada di depan komputer terus, kenapa nggak habisin waktu main-main sama teman aja tuh?
— Waaah, sibuk terus ya, kapan senang-senangnya tuh?
— Semangat banget kamu, tapi emang gak ada yang lebih asyik dikerjain?

Dan masih banyak lagi kata-kata serta pertanyaan yang sejenis dengan yang ada di atas. Kalau pernah, berarti menurut saya, Anda adalah orang yang beruntung. Mengapa? Karena nasib Anda setidaknya akan lebih baik daripada yang bertanya itu. Percayalah.

Saya sendiri juga beberapa kali menerima pertanyaan seperti itu. Justru saya pribadi merasa heran, kok bisa sih mereka bertanya seperti itu? Emang mereka nggak mau masa depan yang lebih baik dari yang lain?
Continue reading