Kopdar Blogger 2016 – Sederhana, Nikmatnya Sejuta

Namanya sederhana, Kopdar Blogger. Sebuah rancangan dari sesepuh, Pakdhe Blontankpoer, diserukan via Twitter dan berkelanjutan secara resmi di blognya. Gak pakai promo dan gak pakai banner, dalam waktu singkat pendaftaran sudah ditutup. Melalui japri dengan Pakdhe, Blogger Ngalam dapat “jatah” undangan terbatas sebanyak 3 orang untuk menghadiri kopdar ini.

Foto bersama, guyub rukun tanpa blok-blokan

Foto bersama, guyub rukun tanpa blok-blokan

Acara yang dijadwalkan tanggal 26-27 Maret 2016 ini sempat membuat saya bingung. Dalam pikiran saya, karena tanggal 25 Maret itu libur, acara ini diadakan ya tanggal 25 itu. Lha dalah, tanpa re-check, saya pesan travel tanggal 24 malam (kamis). Dan sudah bayar DP. Untungnya masih bisa revisi jadwal keberangkatan. *tepok jidat*

Karena jumlah undangan yang terbatas, maka yang berkesempatan hadir di acara ini hanya saya, Alvian, dan Yaniko. Saya sendiri meski masih repot, entah kenapa sangat puingin ikut acara ini, saking kangennya sama teman-teman lama para blogger (yang mungkin sudah jarang update).

Continue reading

Indahnya Gili Labak dan Meriahnya Sambutan Desa Sema’an – Hari 1 & 2

gili-labak

Dulu(uuuu banget) saya sempat anti sama yang namanya madura, kecuali sate madura. Kesannya, madura itu penuh dengan kekerasan (carok) dan tempatnya yang panas kering kerontang, gak ada bagus-bagusnya. Tapi semua berubah, sejak negara koalisi merah muda Indonesia kedatangan yang namanya Internet. Banyak sekali referensi wisata yang muncul di berbagai situs.

Tak disangka, ternyata saya juga bakal ikut andil dalam mempromosikan salah satu bagian dari propinsi Jawa Timur tercinta ini. Weekend beberapa minggu lalu, saya dapat undangan dari Wahyu Alam, temen blogger dari Plat M (Komunitas Blogger Madura), untuk mengunjungi salah satu spot wisata di Madura. Dan ini undangan terbatas!

Continue reading

Perjalanan Sail Belitung – Part 5

Negeri laskar pelangi yang sungguh indah

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

Pulau terakhir yang ada dalam daftar perjalanan Sail Belitung tentu saja adalah Pulau Belitung, negerinya laskar pelangi. Di pulau inilah acara puncak rangkaian LNRPB Wakatobi-Belitung diadakan. Presiden dijadwalkan datang, yang ternyata gak jadi karena pergantian kabinet, digantikan dengan Wakil Presiden. Prinsip saya selama di sana sih, enjoy aja menikmati pemandangan yang indah.

Bersama teman-teman kemenpora

Kita sempat mampir ke lokasi syuting laskar pelangi dan sang pemimpi. Subhanallah, memang indah tempatnya. Pantai yang penuh dengan batu besar, namun juga pasir putih yang mana sangat amat halus sekali. Sungguh tempat sempurna untuk liburan. Sayangnya, masih belum terawat untuk turis. Dalam hati, saya berencana untuk mengajak keluarga saya berlibur ke sana lagi.
Continue reading

Perjalanan Sail Belitung – Part 4

Pengalaman pertama jadi pemateri pemuda se-Indonesia

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1 | Part 2 | Part 3

Saya ingatkan lagi, di sana saya bukan peserta, tapi jadi pemateri. Jarang-jarang orang semuda saya bisa jadi pemateri, dan jujur saya nervous banget. Karena saya nervous, ditambah lagi suasana antar dua kubu panitia yang gak enak, plus dua kubu peserta juga yang rasanya gak enak (gara-gara tahu pas ngobrol bareng panitia sih), saya jadi tambah males keluar. Padahal, salah satu tujuan saya adalah nyari network se-Indonesia tuh. Apa boleh buat, mood mengalahkan saya.

Cover salah satu materi presentasi saya

Sebelumnya, setelah ngobrol dengan Pak Budi dari Kemenpora dan Pak Harun dari panitia AL-nya, saya dijadwalkan mengisi 3 materi. Jujur, waktu itu saya belum siap secara lengkap materinya. Saya berencana bikin pas di kapal. Eh tapi, karena nggak ada internet, materi yang saya buat adalah sebisa saya dengan sumber yang terbatas.
Continue reading

Perjalanan Sail Belitung – Part 3

Pertama kali (dan semoga terakhir kali) mandi khatulistiwa

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1 | Part 2

Selepas balik ke Jakarta, Mas Agung Widodo sama sekali gak ngomong apa-apa ke saya. Sejak dari Dumai, waktu-waktu saya banyak dihabiskan di kamar panitia Kemenpora itu. Sambil ngehabisin buku bacaan yang saya bawa, menikmati popmie yang ada, mendinginkan kepala sambil cerita-cerita tentang bobroknya kepanitiaan TNI AL yang baru ini.

Selesai jamuan mandi khatulistiwa, pada denger khotbah dari Dewa

Suatu malam dalam perjalanan dari Dumai ke Bangka, Mas Agung (bukan yang widodo) dari Kemenpora nyeletuk ke saya, “Udah siap mandi sauna kan? Pake celana pendek aja tidurnya”. Nah, saya belum paham tuh tentang apa. Tapi saya ikuti aja lah. Biasanya tidur pake celana jeans biasa, malam itu saya pakai celana3/4 batik yang biasa-biasa aja. Dan, tidurlah saya.

Rrrroaaaarrrr!!! Duaaarrrrr!!! Hyyuuuuu!!!

Tiba-tiba, di tengah nyenyaknya tidur, speaker yang biasa buat pengumuman bersuara keras. Saya terbangun juga, tapi semuanya gelap. Gak ada lampu sama sekali!
Continue reading

Perjalanan Sail Belitung – Part 2

Naik kapal KRI Makassar 590

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1

Setelah dari Pulau Panjang, kita sempat menikmati Kota Batam sebelum balik ke kapal lagi untuk berlayar. Waktu itu saya belum melihat sama sekali kapalnya. Di Batam, kita cuma jalan-jalan ke sebuah mall saja. Memang sepertinya berdasarkan rumor, barang elektronik di Batam harganya miring. Tapi belum tentu semuanya adalah barang resmi. Bisa jadi adalah black market. Dan yang bikin berbeda, colokan listriknya itu kaki tiga, bukan kaki dua seperti biasanya di Jawa.

Sempat main ke Kota Batam

Setelah puas jalan-jalan, kita balik ke bus untuk menuju dermaga. Wah, pertama kalinya saya melihat kapal yang akan saya naiki dari Batam menuju berbagai pulau sebelum kembali ke Jakarta ini. Kapalnya besar banget, khas kapal perang.
Continue reading

Perjalanan Sail Belitung – Part 1

Perjuangan menuju Pulau Panjang

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini: Preface

Hari Kamis pagi, tanggal 30 September 2011 saya bersiap menuju Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta untuk terbang ke Batam. Saya dan Mas Agung yang berencana berangkat naik bus trans Yogyakarta, ganti halauan naik taksi, daripada terlambat. Di bandara, kita ketemuan sama Mas Boimin, sang ketua KPN ini. Yang sedikit kecewa adalah sepertinya pengaturan transportasi kami kurang jelas, sehingga kami cukup terkatung-katung.

Salah satu jembatan dari 6 jembatan

Karena bukan penerbangan langsung, saya otomatis harus transit Jakarta. Sumpah, lama banget transitnya, 4 jam lebih. Ditambah lagi pesawatnya delay 45 menit, tambah bikin bosen aja. Untung sudah beberapa bulan ini terbiasa bawa 1-2 buku di tas kecil untuk bacaan di saat-saat seperti ini. Hitung-hitung nambah wawasan sembari nunggu waktu berjalan. Yah, walau kadang-kadang masih teralihkan dengan internetan di HP sih. Hehehe…
Continue reading

Perjalanan Sail Belitung – Preface

Pelayaran panjang pertama saya

Rentetan post ini adalah tentang cerita saya mengikuti Kapal Pemuda Nusantara dengan rute pelayaran menuju Belitung. Pelayaran dimulai dari Jakarta melewati berbagai tempat, antara lain Natuna, Batam, Dumai, Bangka, dan Belitung. Saya dengan terpaksa meninggalkan sementara tim Mimi Creative saya di Malang, padahal lagi panas-panasnya mau berkembang. Agar tidak mengurangi kenikmatan ini semua, saya juga ingin berbagi melalui tulisan ini. Tapi sebelum itu, saya ingin cerita tentang bagaimana perjalanan sebelum berangkat pelayaran.

Upgrading Character Building

Alhamdulillah, setelah mengikuti program Pelatihan Pembentukan Karakter Pemuda Indonesia (PPKPI) tahun 2010 lalu, di tahun ini saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti upgrading bagi alumninya dengan prestasi cukup baik. Tanggal 26-28 September 2011, saya dijadwalkan untuk hadir di Hotel Sheraton (bintang 5) di Yogyakarta bersama alumni program character building yang lain. Hotel ini adalah hotel terbaik tempat saya pernah nginep selama ini, yang GRATIS. Hehehe…
Continue reading

Blogger Ngalam di Undangan FGD ICT Watch

Telat sih, tapi emang baru sempat nulis

Harusnya, post ini saya tulis tepat setelah saya pulang dari acara yang akan saya tulis di sini. Lebih tepatnya, setelah posting yang sebelumnya saya tulis tentang Jakarta. Tapi karena kesibukan dan kemalasan, jadinya baru sempat nulis sekarang. Yah, setidaknya ini bisa jadi suatu laporan pertanggungjawaban lah untuk komunitas Blogger Ngalam yang sudah secara tidak langsung membuat saya diundang ke acara ini.

Foto bareng di akhir acara

Kamis siang tanggal 15 September 2011, saya sudah menunggu keberangkatan pesawat Batavia Air di Bandara Abdurrachman Saleh Malang. Sekitar seminggu sebelumnya, komunitas saya dapat undangan dari ICT Watch. Singkat cerita, saya sudah menginap di Hotel Harris Jakarta untuk menanti sesi utama esok harinya.
Continue reading