Kedatangan di Jakarta Undangan ICT Watch

Sekedar melakukan reportase singkat

Berawal dari info singkat yang dipost oleh Sandy di milis Bloggerngalam, hasil copas dengan sumber detik.com, ternyata memang Internet Sehat akan mengadakan acara diskusi terkait etika berinternet. Awalnya hanya membaca sekilas berita itu dan lewat begitu saja. Eh tapi ternyata, berkat salah satu dedengkot Bloggerngalam (Sam Ardi), akhirnya komunitas saya ini mendapat undangan. Undangan dibuka untuk satu orang melalui milis.

Saya mengajukan diri dan menyatakan bahwa saya bisa (dari segi waktu). Dan ujung-ujungnya, memang saya yang berangkat karena saya ini pengangguran / pekerja serabutan / manusia bebas waktu. Berdasarkan konfirmasi dari pihak ICT Watch, saya memang sudah dimasukkan ke daftar undangan dan mendapat support untuk masalah transportasi dan akomodasi.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 7, 8, 9, 10

Other story about my first work camp

Tuesday, 22nd February, the seventh day in Mangkang. We woke up very early, because we had to go to Kudus City, where the Djarum company is. We were picked by 2 cars from the company. It takes about 2-3 hours from our camp to Djarum Company. We were greeted by the Manager of Public Relational department and 2 Beswan student. Because it was already time to lunch, the Manager treated us to eat soto kudus, one of the delicious dish in Kudus. The difference is soto kudus use buffalo’s meat, not cow’s. It was because of Sunan Kudus really respect about local people who were Hindu.

After that, we went to IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), where the waste from factory would be processed. Then, we went to PPT (Pusat Pembibitan Tanaman), where they are seeding tree or vegetables. We went back to IPAL to meet Beswan with the local children too. Beswan are the students who received scholarship from Djarum company. They are obligated to teach the local children in IPAL. There, I thought I met my soul mate, but because we really had a short time, I could not managed to acquaint with her. But it’s okay, because I still try to reach her with someone’s help. Hehe..
Continue reading

Mangkang Camp – Day 4, 5, 6

Actually, I don’t really remember what I did..

Yeah, it’s been so long since my Mangkang Work Camp. But because I have promised that I would write all my activities (as long as I remember) in this blog, I will do it. Fortunately I wrote my Facebook status during the camp, so I can read it again and then write it in this post.

The fourth day, it was Saturday. In the morning, we visited another school near the camp site, MI Al-Hidayah. MI stands for Madrasah Ibtidaiyah, one kind of Islamic school in elementary grade. Three class grouped in one, so crowded when we were teaching. But my friends said that I could manage the situation. Yeah, actually it was really fun. We taught garbage collection education, separating organic and inorganic garbage.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 3

Pertama kalinya ngajar anak SD

Hari ketiga, akan saya coba tulis dalam English, supaya nantinya bisa dibaca sama temen-temen work camp lainnya.

Okay, yesterday we have prepared for today’s activity. We will go to visit SD Mangkang Wetan school, and then playing with local scout (pramuka), and other exciting activities. I have been chosen as the team leader for teaching class 4 with other friends.

Haqqi (me), Laili, Kimura, Yutaro, Celine, and Vuokko was in my team. Of course we are from Indonesia would take care a lot, because the students could not understand english. We started at 8 o’clock. We entered the classroom, and the children were so crowded.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 2

Mulai merasakan hidup nyaman di desa

Hari kedua, terbangun di pagi hari dengan keluhan dari peserta jepang dan Finlandia yang digigit nyamuk semalaman. Haha. Kita sarapan bareng, dengan roti tawar dan beragam selai yang sudah dibeli kemarin. Sedikit cerita-cerita dan masih canggung dalam obrolan sih.

Saya dapat jatah sebagai Cooking team bersama 5 orang lainnya. Paginya, jadwal kita adalah jalan-jalan ke pasar tradisional. Peserta masih berjumlah 12 orang total. Karena satu orang dari Jepang belum datang. Kita naik dokar, 2 orang tinggal, 1 orang mengurus ijin untuk school visit besok, 7 orang naik dokar, dan 2 orang naik ojek. Kita jalan-jalan untuk nyari bahan masakan buat beberapa hari ke depan.
Continue reading

Mangkang Camp – Day 1

Sebuah event yang berbeda dari keseharian seorang programmer

Event ini sudah direncanakan sejak bulan september lalu (seingat saya). Sebuah kegiatan yang sama sekali berbeda dengan rutinitas keseharian saya. Berkat informasi dari si Umi, saya menganggarkan uang beasiswa tahunan yang saya dapat untuk mendanai kegiatan ini. Sebuah work camp, atau bahasa indonesianya kemah untuk pengabdian masyarakat, yang diselenggarakan oleh organisasi bernama Indonesia International Work Camp.

Saya kebetulan dapat jatah camp Mangkang Camp ke-13, yang diselenggarakan mulai 16 Februari sampai 1 Maret tahun 2011 ini. Salah satu motivasi saya adalah untuk bertemu dengan berbagai orang dari seluruh dunia yang punya visi sosial juga. Selain itu, sebenarnya sih saya merencanakan untuk apply atau pindah ke camp waktu liburan kuliah, tapi karena nggak bisa diganti, ya udah terpaksa ijin kuliah selama 2 minggu dulu. Motivasi saya yang lain adalah untuk menikmati kehidupan alam yang berbeda dari keseharian saya selama ini.
Continue reading

Sehari Bersama TPC

Sebuah relaksasi sebelum garis mati

Seluruh rombongan

Akhirnya sempet juga nulis post ini. Tanggal 10-12 Desember 2010, TuguPahlawan.com menggelar perayaan ulang tahunnya. Komunitas-komunitas tetangga diundang buat ngerayain bersama, termasuk komunitas tempat saya bernaung, BloggerNgalam.com. Undangan sudah datang sekitar 2 minggu sebelum hari H. Eh tapi eh tapi, ternyata ada resepsi nikahan sepupu tanggal 12-nya. Gak mungkin donk gak datang resepsi sepupu sendiri, dan pastinya harus bantu-bantu juga. Mikir-mikir, awalnya sih rencana skip, padahal pingin banget ikut. Tapi setelah saya kontak ke CP-nya, ternyata bisa gak full kok ikutan acaranya. Jadi saya fix ikutan dari Jumat malem-nya sampai sabtu malem.

Okeh, diputuskan yang berangkat ada 7 orang dari BloggerNgalam. Saya, Sandynata, Fajar Embun, BotKawos, Kyai Slamet, FajarMcXoem, dan Nana. 5 orang berangkat duluan jumat malam, sementara FajarMcXoem sama Kyai Slamet nyusul sabtu pagi. Tapi ada beberapa dilema.
Continue reading

Mbolang – Backpacker

Sebuah mimpi untuk kenyataan masa depan

Menikmati alam, menjadi sebuah hal yang cukup menenangkan hati saya. Saya sering melakukan itu sendiri saja. Memandang langit malam penuh bintang pun, sudah memberikan rasa ketenangan tersendiri. Melihat hijaunya sawah di pedesaan pegunungan, memberikan kesejukan buat hati saya. Ya, itu semua ciptaan Allah Yang Maha Esa, yang harus kita syukuri dan nikmati.

Beberapa waktu yang lalu, tercetus keinginan kuat untuk bertualang. Yah, niat ini nggak muncul begitu saja sih, tentunya dengan trigger-trigger tertentu. Salah satu mimpi saya memang adalah keliling dunia. Tapi itu masih lama, setidaknya dalam waktu 3-5 tahun baru bisa terwujud. Tapi hasrat untuk bertualang kan nggak harus hanya keliling dunia yang membutuhkan banyak uang. Dengan sebuah tas punggung saja, saya pikir bisa bertualang juga, setidaknya untuk keliling Indonesia.

Awalnya dulu pingin keliling Indonesia dengan hanya modal sepeda motor saja. Tapi apa daya, karena alasan keamanan dan ketersediaan sepeda motor untuk keluarga, saya harus mengurungkan niat tersebut. Alternatif lain adalah dengan murni backpacker-an dan naik angkutan umum. Wah, tapi dipikir-pikir itu bakal mengeluarkan cost yang besar nih.
Continue reading

Bromo – Bani Sun’an in Action

Ketika sebuah keluarga besar wisata alam

Acara ini sebenernya sudah minggu lalu, tapi lagi-lagi baru sempat nulis postingnya. Sudah sejak lama keluarga besar saya, bani Sun’an (nama kakek saya), nggak pernah keluar bareng. Kalau nggak salah, sejak kesehatan nenek saya sudah semakin parah. Waktu kecil dulu, sering banget keluarga besar saya ini jalan-jalan entah kemana, rame-rame. Jadi kangen. Tapi setelah para cucu-cucu udah besar semua, pasti ada aja alasan kenapa nggak bisa keluar bareng.
Continue reading