Setengah Bermimpi

Masa lalu, bagai kenangan..
Yang dulu nyata, kini bayangan..
Bunga tidur, seakan menang..
Tak berdaya, aku terpejam..

Terasa begitu semu..
Hari-hari yang kulalui..
Kujalani hidupku..
Dalam setengah bermimpi..

Berlari, ku berlari..
Dalam mimpi yang abadi..
Mencari, ku mencari..
Dengan tujuan yang tak pasti..

Lihat putih di sana..
Lihat hitam di sini..
Lihat terang di sana..
Lihat gelap di sini..

Tapi ku punya setitik cahaya..
Dan tak kan pernah padam..
Meski bermandikan jelaga..
Aku akan tetap bertahan..


HQ-20110429
Terjaga di tengah malam

Jejak Online Sang Sahabat

Saya tahu, suatu saat akan menghilang juga..

Baru baca milis BloggerNgalam, langsung saya cek benar apa nggak berita tentang tutupnya Friendster tanggal 31 Mei 2011 ini. Setelah membaca beberapa sumber, saya masih nggak tahu benar tidaknya berita tersebut. Yang pasti, sepertinya seluruh foto, komen, group, dan berbagai fitur Friendster akan dihapus untuk perombakan besar-besaran.

Saya pribadi sih, nggak masalah dengan penghapusan itu. Toh sekarang sudah jarang sekali, atau bahkan nggak pernah, buka akun Friendster itu lagi. Tapi tiba-tiba saya teringat dengan seorang sahabat lama yang nggak sempat menikmati era Facebook.

Saya Bukan Jenius

Sekedar refleksi pribadi lagi..

Seminggu terakhir ini, saya ikuti sebuah aktivitas baru lagi bagi saya. Ya, benar-benar baru dan sama sekali nggak punya dasarnya. Sebuah aktivitas yang di luar keseharian saya sebagai tukang ketik orang IT. Bukan aktivitas main-main yang hanya akan berjalan sementara, tapi memang saya niatkan dengan investasi juga.

Dari aktivitas ini saya mengambil hikmah juga loh. Hikmah paling menancap di benak saya waktu pulang naek sepeda motor sambil mikir, adalah bahwa “saya bukanlah jenius”.

Jadi Pengurus AMA Indonesia Cabang Malang

Network itu memang penting

Semalam saya menghadiri salah satu acara yang mungkin jadi titik tolak saya juga untuk menjalani masa depan. Seperti yang saya tulis di halaman Tentang Saya, saya ini tergabung dalam keanggotaan AMA Indonesia cabang Malang. Sudah sejak bulan Agustus atau September lalu saya masuk dalam organisasi ini.

Ceritanya? Saya terpilih jadi satu dari sepuluh mahasiswa yang masuk program kerjasama antara AMA Indonesia cabang Malang dengan Universitas Ma Chung, kampus saya tercinta. Bukan gratis, saya tetap harus bayar sendiri. Tapi saya memanfaatkan dana awards yang saya dapat di Dies Natalis sebelumnya, karena prestasi saya. Lumayan, bisa ikut organisasi keren ini tanpa keluar uang dari kantong sendiri.

Kuliah Saya, Dulu dan Sekarang

Ya, sekarang saya sudah semester tua..

Kuliah nih

Lagi di kelas, ngelihat presentasi tugas kuis besar adek-adek angkatan, jadi ngerasa gimana gitu. Iseng-iseng saya membandingkan mereka dengan saya (yang dulu). Wah, mirip juga. Mereka sepertinya all out menghadapi tugasnya. Mereka fokus mengerjakannya, sehingga hasilnya juga patut dibanggakan.

Dulu saya juga seperti itu. Selesai kuliah, karena nggak ada hal lain yang menarik untuk dikerjakan, saya memilih untuk oprek-oprek tugas agar menjadi yang terbaik di kelas. Dengan senang hati dan fokus, saya kerjakan tugas saya. Entah itu tugas individu atau kelompok. Alhasil saya juga merasa puas dengan kerjaan saya, dan benar-benar mengerti kalau disuruh presentasi.

Pengalaman Seleksi PPAN 2011

Sebuah post yang panjang, sengaja saya jadikan satu biar enak dibaca. Enak apa muneg ya?

Disclaimer: Nama yang disebut di post ini hanyalah fiksi semata. Kesamaan nama dan sifat serta apa yang terjadi di post ini tidak ada hubungannya dengan kejadian nyata.

Baru menginjak lab pribadi sambil ngantuk-ngantuk, langsung nulis ini deh biar gak lupa. Semoga ini bisa jadi lembaran kenangan dan refleksi bagi saya dan siapapun di masa datang.

Sekitar 1 bulan yang lalu, saya nemu info menarik di website Kemenpora. Isinya tentang dibukanya pendaftaran program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2011. Tapi gak bisa mendaftar secara langsung, melainkan dari tiap propinsi. Oh, otomatis ada seleksi yang diadakan di propinsi. Dan dari kabar-kabar yang saya dengar sih, ini diutamakan yang bisa seni dan budaya lokal daerahnya. Langsung saya mikir ulang deh.

Sekitar 2 minggu yang lalu, saya dapat info di Facebook maupun di email kampus. Isinya tentang dibukanya pendaftaran calon peserta seleksi PPAN 2011 yang diadakan oleh PCMI Jawa Timur. PCMI sendiri adalah organisasi yang berisi seluruh alumni PPAN tahun sebelumnya. Saya mikir lagi, saya kan nggak bisa budaya. Di bidang seni, saya cuma main gitar dan nyanyi. Itu pun di band aliran Jepang yang alirannya sendiri bukan aliran band terkenal Jepang.