Perbedaan Manager dengan Leader

Sebuah rangkuman audio CD Leadership Revolution yang pertama

Be manager, or leader? Should be both of them.

Saya masih dalam pencarian jati diri tentang “belief” yang harus saya miliki. Setelah seminar kemarin, semangat saya untuk berkembang meningkat lagi. Salah satunya pagi ini langsung lanjut dengerin audio CD bonus seminar Tung Desem Waringin lagi. Meski saya kurang terlalu suka dengan “marketing berlebihan” di seminarnya, toh isi audio CD-nya setidaknya bermanfaat.

CD audio Leadership Revolution ini, seri pertama judulnya “Perbedaan Manager dengan Leader”. Saya juga kultwit sepanjang saya mendengarkan CD ini. Bukan berarti saya memberikan motivasi karena saya yang terbaik, saya juga manusia yang membutuhkan motivasi. Tapi saya belajar bahwa dengan memotivasi orang lain, maka diri sendiri akan termotivasi juga. Lebih enak termotivasi rame-rame kan? Hehe…

Inilah rangkuman 22 perbedaan manager dengan leader yang saya twitkan.

  1. Manager biasanya diangkat pakai surat. Leader diangkat karena orang-orang sepakat.
  2. Manager melakukan hal-hal dengan benar. Leader melakukan hal-hal yang benar.
  3. Manager biasanya diangkat dari atas. Leader didukung dari bawah.
  4. Manager mau tidak mau jadi manager. Leader itu sukarela.
  5. Manager mengandalkan motivasi menggunakan reward and punishment. Leader memberikan inspirasi, salah satunya dengan contoh/teladan.
  6. Manager berfokus kepada sistem dan struktur. Leader berfokus kepada orang.
  7. Manager tergantung pada pengawasan/kontrol untuk membuat keteraturan. Leader bisa membuat orang percaya padanya.
  8. Manager memiliki pandangan jangka pendek. Leader memiliki perspektif jarak jauh.
  9. Manager bertanya bagaimana dan kapan harus dikerjakan. Leader bertanya apa yang harus dikerjakan, dan mengapa harus dikerjakan.
  10. Manager menaruh mata pada hasil akhir. Leader menaruh mata ke masa depan.
  11. Manager menerima status quo – menunggu perintah. Leader menantang status quo dengan mengisi kekosongan.
  12. Manager memelihara sesuatu hal yang sudah ada/baik. Leader tidak menerima yang sekedar baik dengan terus mengembangkannya.
  13. Manager mengelola hal yang sudah ada. Leader melakukan inovasi untuk mencapai hal baru yang lebih baik.
  14. Manager fokus kepada peraturan, disiplin terhadap peraturan. Leader me-manage resiko, termasuk ketika dihadapkan dengan peraturan.
  15. Manager yang penting bentuknya/bungkusnya. Leader yang penting isinya/maknanya, dan tersampaikan.
  16. Manager yang penting stabilitas dan keteraturan. Leader yang penting perubahan menjadi lebih baik.
  17. Manager fokus kepada taktik atau keterampilan dalam melakukan action. Leader fokus kepada strategi atau kumpulan taktik.
  18. Manager berdasarkan fakta, angka, atau bukti. Leader berdasarkan gagasan, ide, atau impian.
  19. Manager berdasarkan bimbingan – dibimbing dan membimbing. Leader berdasarkan inisiatif.
  20. Manager fokus kepada sasaran. Leader fokus terlebih dahulu kepada alternatif.
  21. Manager menggunakan otak kiri. Leader menggunakan otak kiri dan kanan sekaligus.
  22. Manager fokus kepada efisiensi. Leader fokus kepada efektifitas.

Mau ngehafalin satu persatu? Susah. Terus, mau jadi manager atau leader? Dua-duanya donk. Apa salahnya coba? Semoga bermanfaat deh. 🙂

Leave a Comment.