Hobi (Bisnis) Baru: Kaktus

Sebelumnya gak pernah kebayang, bakal masuk di dunia budaya tanaman hias. Apalagi kaktus. Sudah terlanjur terjun, ya basah sekalian deh. Sebasah apa?

Dulu mikirnya, “Ngapain ngerawat tanaman yang cuma bisa dilihat. Mending tanam sayur sawi atau kale, kalau lapar bisa buat teman mie. Atau tanam cabe, kalau ada tahu bisa bikin sambel.

Sebenarnya, dari sejak lama sudah sering tanam sayuran di rumah sendiri. Tapi ternyata banyak capeknya. Ribet semai, pindahkan ke pot yang lebih besar, siram harus tiap hari, semprot pestisida biar gak dimakan ulat, sebar pupuk rutin biar cepet besar.

Terus sayurnya besar. Panen banyak. Ribet bersihinnya. Habis itu bingung habisinnya. Kan umurnya juga gak panjang.

New Blog? No! New Theme!

Akhirnya blog ini ada isinya lagi. Setelah sekian tahun gak diisi, dibiarkan begitu saja, versi WordPress-nya gak diupgrade, plugin-nya pada obsolete, masih pakai http, dan sebagainya.

Beberapa bulan terakhir ini ngerasa agak stuck, bingung mau ngapain. Antara kebanyakan kerjaan, sama gak tau mau mulai dari mana. Kalau jaman dulu, lagi suntuk tinggal starter motor, keliling sekitar perumahan malam-malam. Kalau sekarang, bakal ada yang ngintil.

Lalu di suatu malam, mencoba lagi mengingat-ingat. Apa ya, hal yang bisa bikin produktif seperti dulu waktu kuliah dan awal-awal lulus?

Pingin Dinner Tradisional, Macem-Macem, Tapi Mager? Ke Atria Malang Aja!

Kapasitas perut saya sudah bisa dibilang tidak seperti dulu. Walaupun secara tampilan luar semakin maju, tapi ruang di dalamnya nggak ikut serta. Kayaknya sih, lemaknya tuh, ya maju ya mundur.

Tapi tetap aja, kalau ada all-you-can-eat selalu tertarik. Salah satunya semalam nih, langsung meluncut ke Hotel Atria Malang. Lihat baliho di depan hotel, ada tulisan 99rb/orang, langsung masuk deh.

Ternyata, malam itu adalah malam trial pembukaan Pasar Rakyat Atria. Sebuah konsep dinner all-you-can-eat untuk menyambut bulan kemerdekaan Indonesia. Konsepnya cukup menarik loh.

Nyobain permainan tradisional

Botol Bekas Bisa Berharga Jutaan, Loh!

Dari judulnya, semacam peluang bisnis abal-abal. Habis itu dipasang di ads. Banyak yang visit, banyak yang daftar, banyak yang bayar, terus saya jadi milyader. Pfft, ini bukan soal itu.

Ceritanya Selasa tanggal 12 Juni 2018 kemarin, saya dan teman-teman @bloggerngalam dapat undangan dadakan dari B-walk. Awalnya gak ngerti nih, undangan sekedar makan-makan buka bersama atau gimana. Yawislah, karena dadakan (1 day notice) dan hampir bisa dipastikan teman-teman yang lain bakal susah hadir, saya pun menyempatkan hadir.

Walaupun sebenernya ada agenda buka bersama keluarga besar Bani Sun’an pula, saya coba bagi waktu. Saya sama nyonya berangkat duluan ke TKP yang notabene deket rumah. Si kecil Farza dititipkan neneknya, berangkat naik Grab ke lokasi buber keluarga. Dengan niat setelah acara dan buber B-walk, langsung cus acara keluarga.

Bisakah Aku Menulis Lagi?

Untuk blog yang sudah penuh sarang laba-laba..

Maaf, terakhir nulis di sini sudah tahun lalu..
Maaf, itu pun tulisan berbayar iseng-iseng dari sebuah ahensi..
Maaf, aku hanya malas untuk memulai memberikan inspirasi..
Maaf, aku mendadak jadi merasa inferior di mata orang-orang atas apa yang aku alami..

Dan ribuan alasan lainnya.

Tapi, dashboard kamu tetap kubuka setiap hari lewat shortcut speed dial di browser..
Tapi, aku tetap pantau traffic harian kamu dan aku tersenyum melihat perjuanganmu..
Tapi, engine kamu tetap ku-update setiap ada notifikasi, berikut plugin-pluginnya..
Tapi, komentar spam di kamu tetap aku sapu-sapu bersih..

Itu setidaknya.

Jadi, bolehkan aku merindukanmu lagi?
Jadi, bolehkah aku mengisi halaman menu “Post”-mu lagi?
Jadi, bolehkan aku berpikir liar lagi?
Jadi, bolehkan aku berbagi hal menjemukan lagi?

Bisakah aku menulis lagi?

123