Baru beberapa hari di Solo, acara Asean Blogger Festival 2013, saya sudah menemukan hal menarik untuk ditelaah. Ceritanya, saya lagi mencoba mengamati 2 jenis orang yang memiliki background berbeda. Saya mencoba mengamati perbedaan sudut pandang mereka tentang acara ini.
Tidak Semerta-Merta Memaafkan, untuk Membimbing
Pernah ngalamin nggak, ketika sudah berusaha melakukan segala usaha untuk mencapai sesuatu, kemudian ada yang bikin emosi atau apalah hingga muncul rasa jengkel yang sedemikian dalam? Pernah juga nggak, sudah sedemikian jengkelnya, tapi hanya mendapatkan sekedar kata “maaf” dari orang itu?
Saya, cukup sering. Dan itu dari banyak orang, gak cuma satu.
Apa yang saya lakukan setelahnya? Memaafkannya?
Mentok Notok
Tulisan ini sudah selesai saya ketik sejak 18 Maret 2013 kemarin, di mana saya sudah merasa mentok notok akan sesuatu hal. Tapi yang terpublish kali ini, sudah dalam hasil revisi.
I to the E – Tentang Kepribadian
Saya gak tahu, yang namanya kepribadian itu berasal dari genetik, atau terpengaruh oleh lingkungan dan pengalaman hidup. Seseorang bisa saja memiliki sifat pendiam, suka memendam rahasianya sendiri, dan susah mencari teman. Ada lagi orang yang begitu ketemu orang baru, bisa langsung akrab. Yang mana kah Anda?
Gambar di bawah ini adalah hasil tes kepribadian saya, yang saya ambil secara online (gratisan) kira-kira waktu SMA. Hasilnya, saya INTJ. Ya! Saya, termasuk yang Introvert. Sejak kecil saya tergolong susah mencari teman. Berdiri di depan panggung dan dipandang sekian banyak tatapan mata itu “nggak aku banget”. Saya lebih suka di belakang, mengamati keadaan, sambil terdiam.
Sukses #OblongUKM BloggerNgalam
Selesai sudah gelaran #OblongUKM yang diadakan oleh BloggerNgalam, bekerja sama dengan Kampus STIKI dan STIMATA. Acara ini digarap setelah undangan Blogger Bengawan yang menginformasikan bahwa ada kerjasama pelatihan UKM bersama PANDI dan Google Indonesia, yang mana si Fuad dan Maulidi yang berangkat. Kopdar sejenak, maka diputuskanlah acara ini dilaksanakan di Bulan Desember 2012 lalu.

Dalam kopdar, yang menarik di sini adalah ada beberapa aktivis muda yang merupakan anggota baru BloggerNgalam. Sang ketua pelaksana acara, Fuad. Pendamping setianya, Dimas. Ditambah lagi anggota baru Alvian dan Munir yang gak kalah actionnya. Kali ini saya sebagai ketua umum, hanya mengambil andil teknis sedikit sekali. Cukup sebagai Steering Committee yang membimbing dan mengawasi mereka.
Fokus dan Konsistensi Itu, Gak Cukup Sebentar Saja
Sudah lebih dari setahun, saya setengah nekad menjalani profesi saya ini. Dengan menginisasi sebuah tim kecil, hingga sekarang menjalankan dua buah perusahaan. Dari sejak lulus kuliah tahun 2011 lalu, hingga sekarang, saya tetap konsisten. Berbagai godaan, rintangan, dan halangan, juga telah saya lalui. Ujung-ujungnya, saya selalu mencoba mengambil pelajaran dari sana.
Salah satu pelajaran yang saya ambil adalah tentang fokus dan konsistensi. Seperti judulnya, fokus dan konsistensi itu gak cukup hanya sebentar saja. Otomatis, yang namanya konsisten intinya adalah harus tetap menjalani apa pilihan kita selama mungkin. Sedangkan fokus, menjadi pasangan yang pas untuk memaksimalkan konsistensi tersebut.