• Home
  • /
  • Tag Archives:  Public Speaking

Sharing Tentang Writing dan Blogging di PMII

Bukan sebuah pengantar roadshow Blogger Ngalam

Foto-foto selesai acara (eh ada S.Kom nya loh nama saya)

Menjelang ultah ke-4 Blogger Ngalam, di masa-masa persiapan panitia yang begitu padat, ada saja acara yang membuat saya sibuk sehingga menomorduakan kepanitiaan. Dari kerjaan yang semakin banyak, hingga beberapa kegiatan penting lainnya. Salah satunya, adalah kegiatan yang akan saya ceritakan di sini.

Beberapa minggu yang lalu, saya mendapatkan SMS dari adik saya, yang menanyakan kapan saya free, untuk bantu sharing tentang blogging ke teman-teman organisasi PMII. Setelah mengatur jadwal, terputuskanlah tanggal 11 Desember 2011 saya cukup free seharian. Mumpung ini juga masih satu topik dengan rangkaian acara ultah Blogger Ngalam, saya iyakan saja. Toh materi yang saya bikin di sini sedikit banyak akan bermanfaat untuk roadshow.

Sharing Web Development di Komunitas Weboender

Sekedar cerita semalam

Jumat malam kemarin, saya diminta tolong teman-teman komunitas Weboender ― salah satu komunitas web developer UIN Malang ― untuk sharing tentang web development. Sekitar 2 minggu sebelumnya, saya sudah dikontak oleh penggiat komunitas tersebut dan di-add ke group FB-nya. Komunitas ini masih baru, pertemuannya aja baru sekitar 3 kali (termasuk semalam). Anggotanya juga masih semester 1-5 saja.

Foto bersama komunitas Weboender

Nah, saya jadi bingung mesti bawain materi apa. Kalau terlalu dangkal, nanti jadi gak menarik. Tapi kalau terlalu dalam, nanti malah bingung yang semester 1. Akhirnya saya ambil jalan tengah, yaitu sekedar motivasi bagi pembelajar web development. Saya mencoba berbagi apa yang selama ini saya pelajari hingga menjadi sekarang ini. Memang belum menjadi web developer yang cukup hebat, tapi setidaknya saya punya beberapa hal yang bisa saya bagi.

Perjalanan Sail Belitung – Part 5

Negeri laskar pelangi yang sungguh indah

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

Pulau terakhir yang ada dalam daftar perjalanan Sail Belitung tentu saja adalah Pulau Belitung, negerinya laskar pelangi. Di pulau inilah acara puncak rangkaian LNRPB Wakatobi-Belitung diadakan. Presiden dijadwalkan datang, yang ternyata gak jadi karena pergantian kabinet, digantikan dengan Wakil Presiden. Prinsip saya selama di sana sih, enjoy aja menikmati pemandangan yang indah.

Bersama teman-teman kemenpora

Kita sempat mampir ke lokasi syuting laskar pelangi dan sang pemimpi. Subhanallah, memang indah tempatnya. Pantai yang penuh dengan batu besar, namun juga pasir putih yang mana sangat amat halus sekali. Sungguh tempat sempurna untuk liburan. Sayangnya, masih belum terawat untuk turis. Dalam hati, saya berencana untuk mengajak keluarga saya berlibur ke sana lagi.

Perjalanan Sail Belitung – Part 4

Pengalaman pertama jadi pemateri pemuda se-Indonesia

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1 | Part 2 | Part 3

Saya ingatkan lagi, di sana saya bukan peserta, tapi jadi pemateri. Jarang-jarang orang semuda saya bisa jadi pemateri, dan jujur saya nervous banget. Karena saya nervous, ditambah lagi suasana antar dua kubu panitia yang gak enak, plus dua kubu peserta juga yang rasanya gak enak (gara-gara tahu pas ngobrol bareng panitia sih), saya jadi tambah males keluar. Padahal, salah satu tujuan saya adalah nyari network se-Indonesia tuh. Apa boleh buat, mood mengalahkan saya.

Cover salah satu materi presentasi saya

Sebelumnya, setelah ngobrol dengan Pak Budi dari Kemenpora dan Pak Harun dari panitia AL-nya, saya dijadwalkan mengisi 3 materi. Jujur, waktu itu saya belum siap secara lengkap materinya. Saya berencana bikin pas di kapal. Eh tapi, karena nggak ada internet, materi yang saya buat adalah sebisa saya dengan sumber yang terbatas.

Perjalanan Sail Belitung – Part 3

Pertama kali (dan semoga terakhir kali) mandi khatulistiwa

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1 | Part 2

Selepas balik ke Jakarta, Mas Agung Widodo sama sekali gak ngomong apa-apa ke saya. Sejak dari Dumai, waktu-waktu saya banyak dihabiskan di kamar panitia Kemenpora itu. Sambil ngehabisin buku bacaan yang saya bawa, menikmati popmie yang ada, mendinginkan kepala sambil cerita-cerita tentang bobroknya kepanitiaan TNI AL yang baru ini.

Selesai jamuan mandi khatulistiwa, pada denger khotbah dari Dewa

Suatu malam dalam perjalanan dari Dumai ke Bangka, Mas Agung (bukan yang widodo) dari Kemenpora nyeletuk ke saya, “Udah siap mandi sauna kan? Pake celana pendek aja tidurnya”. Nah, saya belum paham tuh tentang apa. Tapi saya ikuti aja lah. Biasanya tidur pake celana jeans biasa, malam itu saya pakai celana3/4 batik yang biasa-biasa aja. Dan, tidurlah saya.

Rrrroaaaarrrr!!! Duaaarrrrr!!! Hyyuuuuu!!!

Tiba-tiba, di tengah nyenyaknya tidur, speaker yang biasa buat pengumuman bersuara keras. Saya terbangun juga, tapi semuanya gelap. Gak ada lampu sama sekali!

Perjalanan Sail Belitung – Part 2

Naik kapal KRI Makassar 590

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Preface | Part 1

Setelah dari Pulau Panjang, kita sempat menikmati Kota Batam sebelum balik ke kapal lagi untuk berlayar. Waktu itu saya belum melihat sama sekali kapalnya. Di Batam, kita cuma jalan-jalan ke sebuah mall saja. Memang sepertinya berdasarkan rumor, barang elektronik di Batam harganya miring. Tapi belum tentu semuanya adalah barang resmi. Bisa jadi adalah black market. Dan yang bikin berbeda, colokan listriknya itu kaki tiga, bukan kaki dua seperti biasanya di Jawa.

Sempat main ke Kota Batam

Setelah puas jalan-jalan, kita balik ke bus untuk menuju dermaga. Wah, pertama kalinya saya melihat kapal yang akan saya naiki dari Batam menuju berbagai pulau sebelum kembali ke Jakarta ini. Kapalnya besar banget, khas kapal perang.

123