New Blog? No! New Theme!

Akhirnya blog ini ada isinya lagi. Setelah sekian tahun gak diisi, dibiarkan begitu saja, versi WordPress-nya gak diupgrade, plugin-nya pada obsolete, masih pakai http, dan sebagainya.

Beberapa bulan terakhir ini ngerasa agak stuck, bingung mau ngapain. Antara kebanyakan kerjaan, sama gak tau mau mulai dari mana. Kalau jaman dulu, lagi suntuk tinggal starter motor, keliling sekitar perumahan malam-malam. Kalau sekarang, bakal ada yang ngintil.

Lalu di suatu malam, mencoba lagi mengingat-ingat. Apa ya, hal yang bisa bikin produktif seperti dulu waktu kuliah dan awal-awal lulus?

Salah satu sumber penghasilan yang bisa bayarin kuliah saya, adalah nulis. Berbekal nulislah, bisa menyalurkan aspirasi dan inspirasi, dari otak ke jari, dari jari ke laptop. Kalau dulu, salah satu jujukan untuk nulis adalah, ya blog ini. Tapi di sekitar tahun 2015an, sudah amat sangat malas sekali ngurusinnya.

Dari situlah, muncul ide untuk yuk-benerin-blog-biar-semangat-lagi.

Mari kita petakan kenapa kok jadi malas ngurusin, yang berujung bikin males nulis.

  1. Versi WordPress update terus, begitu juga dengan PHP-nya.
  2. Sementara, theme yang dipakai sudah dari tahun 2011. Theme gratisan yang oke juga. Tapi setelah update WordPress, jadi gak bisa jalan normal lagi. Gak compatible-lah. Versi Bootstrap-nya juga masih versi 2. Jaduls.
  3. Terlalu banyak topik yang ditulis di blog ini. Dari programming, bisnis, puisi, paid post, sampai yang sekedar pingin nulis aja.
  4. Semakin dewasa, semakin terlalu berhati-hati dalam nulis. Akhirnya kebablasan, gak nulis sama sekali.
  5. Dan alasan lain sebagainya.

Maka untuk itu, akhirnya dipetakanlah step-by-step untuk memulai lagi blog ini. Poin-poin yang akhirnya memunculkan niat menulis lagi, seperti ini.

  1. Ok, upgrade WordPress. Upgrade plugin. Yang sudah gak bisa dipakai ya uninstall. Pasang SSL/HTTPs biar blognya ada tanda gemboknya.
  2. Kalau pakai Theme gratisan, bakal kejadian lagi unsupported libraries kalau WordPress-nya update lagi. Gratisan kok minta aman. Jadi diputuskanlah beli Theme murah-meriah di ThemeForest. Sempat salah beli (kemahalan, terlalu kompleks, gak bisa refund lagi) yang bikin rugi $39. Tapi setelah itu menjatuhkan hati pada Theme ini.
  3. Untuk topik, akan dikurangi. Blog ini akan lebih berisi tentang personal life, pemikiran, ide-ide gila, dan segala hal yang lebih umum. Agak random memang. Tapi yang pasti dikurangin adalah seputar dunia IT/programming. Untuk topik programming, nantinya akan ditulis dan diposting khusus di akun Medium.
  4. Setiap kepingin nulis, ya nulis aja. Gak peduli nanti dibaca siapa. Paling ya temen-temen sendiri. Gak perlu terlalu perhatikan tata bahasa dan personal branding. Ini ranah personal life, bukan tempat show off professional life.
  5. Biar fokus dan terasa fresh, setelah posting ini dipublish, tulisan-tulisan lama yang sudah tidak relevan dengan poin di atas, maupun yang sudah jadul dan gak relevan lagi dibaca sekarang, akan dihapus. Anu, dijadikan draft aja sih buat arsip. Tapi tidak dipublish untuk umum. Misal, paid post yang mana program dari brand-nya udah habis.

So far, setelah sekian lama gak masuk wp-admin, jadi linglung dengan fitur WordPress terbaru ini. Cara nulisnya juga beda. Cara customize Theme juga beda. Cara ngatur plugin juga beda.

Jadi ingat dulu waktu jaman-jamannya berjuang jadi WordPress theme developer bareng temen-temen di Mimi Creative. Such an interesting experience.

Akhir kataaaa, WELCOME TO MY NEW (THEMED) BLOG!!!

2 Comments

Leave a Reply to Haqqi Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.