Pintu

Selangkah..
Dua langkah..
Seratus, seribu, sejuta langkah..
Sudah tak terhitung yang aku jalani..

Tapi, apa yang kutemukan?
Ternyata hanya jalan buntu..
Tak berpintu, tak berarah, dan gelap..

Haruskah aku kembali dan mencari jalan memutar?
Terlalu jauh, terlalu berat, dan terlalu lelah hatiku..
Lelah? Ya, lelah.. dan takut..

Padahal, aku yakin di baliknya ada cahaya terang..
Yang mampu memberi air kehidupan jiwaku..
Aku butuh pintu untuk ke sana..

Kalaupun tak ada, berikan aku daya untuk menembusnya..
Aku memohon kepadMu Tuhan..

HQ-20101125
Satu lagi untuk Ice Queen, sang pintu..

Penyesalan

Penyesalan selalu datang terakhir..
Ketika sebuah barang rusak, kita baru menyadari kegunaannya..
Ketika perang pecah, kita baru menyadari indahnya kedamaian..
Ketika bunga semakin layu, kita baru menyadari indah mekarnya..

Sama..
Ketika seseorang telah pergi, kita baru menyadari bahwa kita membutuhkannya..
Dan dialah segalanya..
Ya, penyesalan memang selalu datang terlambat..


HQ-20101124
Ya, aku menulisnya bukan “aku”, tapi “kita”.. Bahkan mungkin itu adalah “kamu”..

Bintang

Kuhabiskan malam ini dengan memandang langit..
Gelap, tak ada bintang yang tampak..
Sang awan dengan bangga menutupinya..
Kucoba meniupnya, tapi tak bergeming..

Kumenari untuk bintang-bintang..
Agar mereka mau menampakkan diri..
Satu-persatu bermunculan, mencoba menenangkan hatiku..
Tapi tetap aku murung..

Aku bertanya kepada Tuhan..
Mengapa ada satu bintang yang tak mau menampakkan dirinya..
Seberapa keras usahaku..
Dia tetap diam, berlindung di balik awan..


HQ-201011323
Kutulis untuk bintangku, ice queen yang masih di balik awan..

Kepingan Hati

Praaank!!!
Seribu..
Dua ribu..
Tidak, jutaan..
Kepingan yang harus aku susun ulang..

Satu demi satu..
Dengan tangan kosong..
Tanpa tahu bagaimana bentuknya..

Angin pun tak bersahabat..
Hembusannya menyapu segalanya..
Laut pun demikian..
Gelombangnya menghancurkan menjadi pasir..
Tetesan air mataku pun, tak mampu membasahinya..

Kepingan hati..
Perlukah aku susun kembali?


HQ-20101118
Haqqi yang masih mencoba bangkit kembali

Seni

Tak hanya dilihat, tak hanya didengar..
Tak hanya dilukis, tak hanya digambar..
Tak hanya disentuh, tapi juga dirasakan..

Seni..
Sungguh sesuatu yang abstrak..
Tapi selalu memiliki arti..


HQ-20101115
Ketika menonton pagelaran seni

Berlian

Hitam..
Butiran pasir itu berwarna hitam..
Tak mencolok di dalam gundukan pasir..
Semuanya hitam..

Kuambil sebutir..
Pasir lain tak bersuara..
Tak ada teriakan kehilangan..
Sunyi..

Aku tak mau jadi pasir itu..
Menjadi bagian yang tak dianggap..
Aku harus jadi berlian..
Bukan berlian di antara pasir-pasir..
Tapi berlian istimewa..
Yang mampu membantu pasir lain untuk menjadi berlian..


HQ-20101115
Seseorang yang masih belajar untuk menjadi inspirator