Seleksi Mawapres 2010

Sebuah kewajiban yang mendadak datang pada saya

Ini mungkin sudah cerita basi, tapi karena baru sempat nulis post ini, jadinya ya baru bisa publish. Sebenarnya kemarin-kemarin saya lagi dirundung masalah sih, jadinya nggak mood nulis. Hehe. Sudahlah, yang penting sekarang sudah bisa nulis lagi.

Seleksi Mawapres 2010, atau singkatan dari Seleksi Mahasiswa Berprestasi 2010, adalah seleksi yang diadakan tahunan oleh pemerintah untuk mencari mahasiswa yang berprestasi tidak dari sisi akademik saja, tetapi juga sisi non-akademik. Ini definisi dari pedoman Mawapres resmi.

Mahasiswa Berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, baik akademik maupun non-akademik, mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, bersikap positif, serta berjiwa Pancasila.

Setiap Universitas berhak mengirimkan satu saja perwakilan mahasiswa untuk bersaing dengan mahasiswa lainnya. Untuk mencapai seleksi tingkat nasional, bagi mahasiswa dari perguruan tinggi negeri bisa dengan mudah lolos, karena begitu menjadi perwakilan Universitas-nya, langsung bisa mengikuti seleksi tingkat nasional. Tapi bagi mahasiswa dari perguruan tinggi swasta (baca: salah satunya adalah saya), harus melewati satu layer tambahan. Setelah seleksi di level Universitas, masih harus seleksi di level Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta), baru bisa masuk ke tahap nasional. Dan sayangnya, yang diambil dari tiap kopertis hanya 2 orang saja.

Ok, saya akan coba ceritakan dari sudut pandang dan pengalaman saya selama mengikuti seleksi ini (meski nggak sampe tahap nasional).

Bromo – Bani Sun’an in Action

Ketika sebuah keluarga besar wisata alam

Acara ini sebenernya sudah minggu lalu, tapi lagi-lagi baru sempat nulis postingnya. Sudah sejak lama keluarga besar saya, bani Sun’an (nama kakek saya), nggak pernah keluar bareng. Kalau nggak salah, sejak kesehatan nenek saya sudah semakin parah. Waktu kecil dulu, sering banget keluarga besar saya ini jalan-jalan entah kemana, rame-rame. Jadi kangen. Tapi setelah para cucu-cucu udah besar semua, pasti ada aja alasan kenapa nggak bisa keluar bareng.

SOP dan Pembagian Kerja di Software House

Sebuah diskusi yang panjang di milis, dan saya topic starternya.

Posting ini adalah copas dari rangkuman salah satu topik hangat di milis JUG Indonesia yang dikemas Bung Ifnu di blognya. Sebenarnya sayalah topic starternya di milis. Sebagai gambaran, dengan ikutan milis ini, saya jadi banyak menerima masukan dan sharing dari programmer-programmer berpengalaman. Terima kasih semuanya. Mungkin style tulisan ini juga nggak terlalu bagus karena format number dan bullet-nya nggak saya betulkan saking banyaknya. Tapi kalo Anda memang niat baca, pasti akan dapat banyak ilmu di sini. Selamat membaca.

Beberapa hari ini ada diskusi seru di milis JUG-indonesia, ada salah satu member JUG yang bertanya bagaimana membuat software house dan melakukan pembagian kerja. Dari satu posting berkembang menjadi panjang lebar sampai puluhan email dalam thread ini. Saya tergelitik untuk merangkup thread tersebut menjadi satu sesi QA agar lebih terurut informasinya.

Nah silahkan menyimak serunya thread ini.

Mengatur Prioritas Itu Penting

Aku bukanlah superman

Nggak nyangka, ternyata sekarang banyak sekali hal yang mesti saya kerjakan. Semenjak saya keluar dari jajaran LK (Lembaga Kemahasiswaan) di kampus saya, saya memang mencari segudang kegiatan yang bisa membuat saya berkembang. Dari pertama, saya bikin komunitas open source bernama Macos, yang awalnya dari acara osum waktu ngadain Software Freedom Day 2009. Awalnya sih jalannya banter, sering rapat dan sebagainya. Tapi begitu masuk liburan, protol satu-satu. Yah, mungkin memang karena kesalahan saya nggak bisa manage kegiatan dengan baik.

Sejenak saya pikir-pikir lagi apa saja aktifitas saya yang ada sekarang ini. Wah, ternyata banyak juga ya. Sulit untuk menceritakannya urut sesuai waktunya. Tapi akan saya coba list semuanya. Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi sebagai pengingat saja bagi saya nanti di masa depan, kalau saya pernah melakukan apa saja di masa lalu (sekarang-red).

313233