• Home
  • /
  • Tag Archives:  Flashback

Sebuah Awal Kecil yang Gak Terasa Jadi Perjalanan Besar

Kumulai langkahi semua tanpa lelah – lirik lagu Pas Band

Barusan buka-buka lagi arsip blog untuk sekedar mereview masa lalu saya. Ya, sekedar mengingat-ingat dan mencoba menerka, kok bisa saya kecemplung di tempat saya yang sekarang ini. Sungguh rahasia Illahi itu gak ada yang bisa menebaknya.

Saya rasa ini diawali dari sebuah pemikiran saya tentang mengapa harus jadi entrepreneur, bukan freelancer. Pemikiran tersebut memang telah membawa saya hingga mampu membentuk tim baru Mimi Creative yang solid ini. Dengan visi, misi, dan jiwa untuk meraih masa depan yang berbeda dari jalur orang sebaya lainnya, kita bergerak.

Ma Chung Story – Part 6 – Perjalanan Menapak Realita Hidup

Tahun ke-4, mengenal besarnya dunia luar…

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5

PKL yang menjemukan

Akhir semester 6 menuju semester 7, seperti mahasiswa pada umumnya, ada sebuah mata kuliah wajib dengan nama PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang harus diselesaikan. Kebetulan karena salah satu teman saya sudah mendapat link masuk ke salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, Semen Gresik, maka saya ikutan deh. Saya, Bayu, Donny, dan Fahmy dijadwalkan selama sebulan kerja praktek di perusahaan tersebut.

Tidak banyak yang bisa diceritakan di PKL ini, karena memang overall kita di sana nganggur. Dulu saya pernah bikin postingan di blog saya sebelumnya, yang sekarang tentu saja sudah expired. Intinya, PKL kali ini tidak memberi banyak tambahan ilmu bagi saya. Dan justru karena itu, saya malah bingung mau bikin laporan seperti apa.

Ma Chung Story – Part 5 – Beranjak Keluar dari “Tempurung”

Mengenal besarnya dunia luar

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

Pertama kali ke naik pesawat terbang, ke Makassar…

Sebelum acara Dies Natalis kedua, sebuah prosesi di mana saya mendapatkan penghargaan tertinggi tahunan, saya mendapatkan sebuah kesempatan langka. Yayasan pemberi beasiswa saya, Van Deventer, akan mengadakan semacam pelatihan leadership untuk wilayah Indonesia bagian timur. Kampus saya mendapat jatah 2 orang dari 10 penerima beasiswa, melalui seleksi karya tulis. Alhamdulillah, saya lolos dan ternyata jatah untuk kampus saya nambah 1.

Perpisahan hari terakhir LC 5 Puntondo

Saya, Wendy, dan Pungky berangkat ke PPLH Puntondo di Makassar, untuk bertemu dengan teman-teman lainnya yang semuanya luar biasa. Ini pertama kalinya saya naik pesawat komersial, dan pertama kalinya ke luar pulau selain bali dan madura. Pelatihan berlangsung sekitar 10 hari, di sebuah pusat pendidikan lingkungan hidup, di pinggir pantai. Kawasannya cukup tertinggal, namun indah dan membuat nyaman.

Ma Chung Story – Part 4 – Puncak Prestasi di Dalam “Tempurung”

Besar di kandang, untuk bekal menantang alam…

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2 | Part 3

Prolog

Memasuki tahun kedua kuliah, bukanlah hal yang mudah. Saya masih mencari jati diri di lingkungan yang serba beragam itu. Masih dalam efek “pencarian sahabat sejati yang hilang”, saya berganti-ganti teman dekat. Dari yang seetnis, seagama, hingga yang beda etnis maupun beda agama. Bukannya SARA, tapi waktu itu saya memang sedang mencari tempat yang nyaman saya tinggali. Entah kenapa, nggak ada tempat yang benar-benar nyaman. Seperti kehilangan.

Saya nggak ambil pusing, yang penting hidup saya jalan dan jadi yang terbaik. Urusan akademis saya tetap saya jalankan dengan antusias. Urusan organisasi pun nggak ketinggalan. Bisa dibilang, saya over active di masa itu. Bukan demi apa-apa. Saya hanya senang. Itu saja.

Ma Chung Story – Part 3 – Tidak Ada Hitam, Tidak Ada Putih

Belajar berorganisasi dan titik tolak kepemimpinan diri

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2

Prolog

Setelah melewati masa orientasi yang cukup panjang, akhirnya saya mulai juga perkuliahan di Universitas Ma Chung ini. Saya memang lulusan jurusan Teknik Informatika, yang awalnya di situ diberi nama Teknologi Informasi. Dengan kaprodi “sangar” yang sebenarnya termasuk kaprodi paling logis dan strict sekaligus baik yang pernah saya temui.

Kuliah tahun pertama, berlangsung begitu saja dan tak terlalu berkesan. Meskipun demikian, masih bisa diambil banyak hikmah dari situ. Salah satunya adalah…

Tidak ada hitam, tidak ada putih

Ma Chung Story – Part 2 – Masa Orientasi

Terombang-ambing dalam perubahan

Prolog

Cerita ini melanjutkan bagian cerita sebelumnya, setelah saya masuk ke Universitas Ma Chung tercinta. Rasanya seperti terjadi begitu saja, yang kemarin sepertinya masih masa SMA, tiba-tiba sudah bertemu teman baru di sebuah universitas baru pula. Adaptasi besar-besaran perlu dilakukan.

Memang, salah satu alasan saya memilih sesuatu yang baru ini adalah untuk mencari teman-teman yang benar-benar baru pula. Saya sempat berpikir, kalau saya ikut teman-teman SMA saya yang lain, maka lingkungan saya nggak ada perubahan. Itu berarti saya akan sulit pula berubah. Sebab saya harus tetap menjadi diri saya yang sebelumnya, yang kuper dan punya teman itu-itu aja.

123