Gak Menyangka, Harus Secepat Ini Menguburkan Ayah Sendiri

Ini adalah repost dari status Facebook saya, di tanggal 10 Oktober 2020 lalu. Setidaknya agar tersimpan di blog sendiri dan bisa dicari di Google. Beberapa kata ganti dan mention nama saya permudah, agar lebih nyambung dibaca di sini.

Kalau saja bukan meninggal karena covid dan bukan di masa covid, pasti rumahmu sudah ruame ini, qi.” kata mas Didit (kakak sepupu) di rumah Sengkaling, pagi di hari meninggalnya Walid.

Walid? Iya, panggilan anak-anaknya untuk almarhum Romdlon Muchammad. Sebuah panggilan yang tidak umum di masa orde baru untuk seorang ayah/bapak. Bahkan akhirnya digunakan oleh saudara sepupu Bani Sun’an semuanya untuk memanggil beliau.

We Will Miss Him, Walid

Ini adalah repost dari status Facebook saya, di tanggal 10 Oktober 2020 lalu. Setidaknya agar tersimpan di blog sendiri dan bisa dicari di Google.

Jarang posting foto keluarga ya? Iya, jarang. Karena menurut saya, lebih berharga momennya daripada foto-fotonya. Cukup dibagi di grup keluarga.

Tapi siapa sangka, ini adalah foto terakhir Bani Romdlon dengan formasi lengkap (sebelum nambah lagi). Momen mumpung pada ngumpul, request dari almarhum. Itu pun numpang di kuade nikahan sepupu. Setelah acara. Dengan tampilan sudah kulu-kulu.

Mini-PC 5 Jutaan Pakai ASRock DeskMini x300

Sudah banyak konten, baik blog maupun YouTube, yang cerita tentang ASRock DeskMini x300 ini. Soal fitur dan spesifikasinya, tentu juga sudah jelas di website-nya. Terus, mau cerita apa lagi?

Sebentar. Postingan ini murni sharing pribadi. Bukan paid post. Jadi isinya lebih ke pengalaman personal saya sendiri.


Jadi ceritanya, di rumah orang tua saya itu ada sebuah PC / komputer. PC ini, dibeli tahun 2012an, adalah bekas dari salah satu startup saya yang sudah tutup. Jaman dulu, PC ini amat sangat mumpuni untuk coding Android. Kalau gak salah, pakai intel i5 generasi 2. RAM-nya 8GB. Jaman dulu belum ada SSD, jadi masih pakai HDD.

Setelah startup itu tutup, hanya satu PC ini saja yang saya bawa ke rumah. Untuk dipakai orang rumah. Ya Bapak, Ibu, dan Adik yang masih sekolah.

Hobi (Bisnis) Baru: Kaktus

Sebelumnya gak pernah kebayang, bakal masuk di dunia budaya tanaman hias. Apalagi kaktus. Sudah terlanjur terjun, ya basah sekalian deh. Sebasah apa?

Dulu mikirnya, “Ngapain ngerawat tanaman yang cuma bisa dilihat. Mending tanam sayur sawi atau kale, kalau lapar bisa buat teman mie. Atau tanam cabe, kalau ada tahu bisa bikin sambel.

Sebenarnya, dari sejak lama sudah sering tanam sayuran di rumah sendiri. Tapi ternyata banyak capeknya. Ribet semai, pindahkan ke pot yang lebih besar, siram harus tiap hari, semprot pestisida biar gak dimakan ulat, sebar pupuk rutin biar cepet besar.

Terus sayurnya besar. Panen banyak. Ribet bersihinnya. Habis itu bingung habisinnya. Kan umurnya juga gak panjang.

New Blog? No! New Theme!

Akhirnya blog ini ada isinya lagi. Setelah sekian tahun gak diisi, dibiarkan begitu saja, versi WordPress-nya gak diupgrade, plugin-nya pada obsolete, masih pakai http, dan sebagainya.

Beberapa bulan terakhir ini ngerasa agak stuck, bingung mau ngapain. Antara kebanyakan kerjaan, sama gak tau mau mulai dari mana. Kalau jaman dulu, lagi suntuk tinggal starter motor, keliling sekitar perumahan malam-malam. Kalau sekarang, bakal ada yang ngintil.

Lalu di suatu malam, mencoba lagi mengingat-ingat. Apa ya, hal yang bisa bikin produktif seperti dulu waktu kuliah dan awal-awal lulus?

Pingin Dinner Tradisional, Macem-Macem, Tapi Mager? Ke Atria Malang Aja!

Kapasitas perut saya sudah bisa dibilang tidak seperti dulu. Walaupun secara tampilan luar semakin maju, tapi ruang di dalamnya nggak ikut serta. Kayaknya sih, lemaknya tuh, ya maju ya mundur.

Tapi tetap aja, kalau ada all-you-can-eat selalu tertarik. Salah satunya semalam nih, langsung meluncut ke Hotel Atria Malang. Lihat baliho di depan hotel, ada tulisan 99rb/orang, langsung masuk deh.

Ternyata, malam itu adalah malam trial pembukaan Pasar Rakyat Atria. Sebuah konsep dinner all-you-can-eat untuk menyambut bulan kemerdekaan Indonesia. Konsepnya cukup menarik loh.

Nyobain permainan tradisional

12345