• Home
  • /
  • Category Archives: Pieces of Cakes

Pieces of Cakes

Just my desire of writing

Install Theme Baru

Memulai tahun yang baru lebih awal

Meski sedang overload, perlu juga donk refreshing dan ganti aktivitas. Karena hari ini adalah hari Minggu, supaya nggak stress, saya menyalurkan hasrat saya untuk nge-blog. Tapi mau bikin tulisan juga lagi gak ada ide. Akhirnya, saya pilih untuk renovasi blog sebelum besok renovasi kantor saya.

Tampilan blog ini dengan theme lama

Sudah lama saya ingin ganti suasana untuk blog ini. Terlebih lagi gara-gara sering diprotes sama NengBiker terkait warna background yang hitam dengan teks putih, yang katanya bikin mata cepat pusing. Padahal menurut mata saya sendiri, nggak ada masalah loh. Desainnya masih saja elegan dan enak dibaca. Berarti dia tuh yang perlu pake kacamata peningkatan kemampuan melihat warna.

Event Ramadhan Bersama BloggerNgalam

Bukan program kerja, tapi pekerjaan yang diprogram dadakan.. hehe..

Sebagai ketua teraklamasi periode ini, sudah tanggung jawab saya untuk terus menghidupkan komunitas non-profit ini. Salah satu caranya adalah dengan terus berkopdar dan membuat beberapa acara insidental. Kopdar-kopdar sederhana sudah dilaksanakan, yang belum adalah event insidental.

Nah, kebetulan kan ini sedang memasuki bulan Ramadhan. Secara dadakan pas beberapa hari sebelum Ramadhan, saya, Sandy, dan Yaniko berkopdar untuk bahas kira-kira bisa ngadain event apa nih. Setelah pembicaraan singkat yang cukup padat itu, diputuskanlah kita mengadakan lomba photoblog untuk Ramadhan ini. Untuk detailnya, bisa dilihat di sini.

Eksperimen : Squids in the Forest

Mendadak koki…

Lagi enak-enaknya nggarap kerjaan sendirian di rumah, tiba-tiba ada bunyi seseorang mengklonteng-klonteng pager. Sepertinya saya kenal tampangnya, tapi lupa namanya.Ya sudahlah. Orang itu ngasih sekresek dan bilang bahwa itu titipan buat nyokap. Yak, titipan yang cukup berat itu isinya cumi gedhe-gedhe. Saya bingung itu dari mana, tapi karena titipan, ya saya terima aja.

Nyokap pulang ke rumah, terus bilang kalau itu nitip teman yang lagi ke sendang biru. Ooooh, makanya kok banyak. Batin saya, siap-siap 5 hari makan cumi nih. Eh, belum selesai mbatin, bokap udah siap-siap eksperimen masak pertama, cumi goreng saos. Enak dan gurih sih.

Perbedaan Manager dengan Leader

Sebuah rangkuman audio CD Leadership Revolution yang pertama

Be manager, or leader? Should be both of them.

Saya masih dalam pencarian jati diri tentang “belief” yang harus saya miliki. Setelah seminar kemarin, semangat saya untuk berkembang meningkat lagi. Salah satunya pagi ini langsung lanjut dengerin audio CD bonus seminar Tung Desem Waringin lagi. Meski saya kurang terlalu suka dengan “marketing berlebihan” di seminarnya, toh isi audio CD-nya setidaknya bermanfaat.

CD audio Leadership Revolution ini, seri pertama judulnya “Perbedaan Manager dengan Leader”. Saya juga kultwit sepanjang saya mendengarkan CD ini. Bukan berarti saya memberikan motivasi karena saya yang terbaik, saya juga manusia yang membutuhkan motivasi. Tapi saya belajar bahwa dengan memotivasi orang lain, maka diri sendiri akan termotivasi juga. Lebih enak termotivasi rame-rame kan? Hehe…

Offline Selama 2 Minggu

Saya nulis post ini sudah di dalam bus menuju Semarang. Saya akan mengikuti Indonesia International Work Camp di Pantai Mangkang. Karena saya gak bawa laptop dan kemungkinan di pedalaman gak ada sinyal, maka melalui post ini saya umumkan bahwa saya akan offline selama 2 minggu terhitung sejak post ini saya publish sampai pengumuman berikutnya.

Blog mungkin tidak saya update sementara, twitter, plurk, facebook, dan sebagainya bila memang tidak ada koneksi. Tapi semoga saja ind*sat tidak mengecewakan harapan saya.

Semoga saja apa yang akan saya lakukan ini bermanfaat baik buat saya maupun orang-orang di sekitar saya. Semoga juga bakau yang saya tanam nantinya bisa bermanfaat buat masyarakat pantai. Sekian. Terima Kasih.

TTD,
Gue.

Ciri Orang Sukses: Bisa Meramal Masa Depan

Saya pasti jadi orang sukses…

Bola Kristal Peramal Masa Depan

Meramal masa depan? Sampai saat ini saya belum menemukan guru ramal, karena emang nggak nyari. Tapi, masa depan apa emang bisa diramal? Kalau ada yang bisa bikin ramalan yang 100% tepat, hidup gak akan seru lagi donk. Lagian, yang namanya ramalan bisa jadi sebuah paradox yang bias.

Misal, saya sudah bisa meramal, anggap saja 100% tepat. Jika ramalan saya menggambarkan 1 jam lagi: ketika saya jalan, saya kepleset kulit pisang, apa yang bisa saya lakukan? Kalau dari satu sisi, saya tahu itu akan terjadi, maka saya bakal berusaha sekuat tenaga untuk menghindarinya. Loh, kalau saya berhasil menghindari, berarti ramalan saya malah gak tepat donk? Kan tadi katanya 100% bakal jatuh kesandung batu. Itu baru kesandung batu. Kalau ramalan saya lebih buruk?

23456