FAQ Blogger Ngalam

Sekedar tulisan iseng sang ketua teraklamasi

Sudah beberapa kali ini sebagai orang yang megang status moderator di milis Blogger Ngalam, nerima email japri atau bahkan lewat facebook message tentang pertanyaan seputar komunitas laknat ini. Ya, laknat. Saking laknatnya, saya sampai bikin posting ini. Haha…

Sang singa, dari Malang Raya

Ada yang minta unsub karena kaget tiba-tiba banyak email yang pendek-pendek, ada yang bilang susah untuk masuk milis, ada yang kasih saran ini lah, itu lah, dan sebagainya. Percaya gak, beberapa pertanyaan dan pernyataan justru bikin saya tergelitik. Mungkin juga ini bisa saya jadikan bahan postingan yang menarik.

Disclaimer: Semua tulisan yang ada di sini adalah jawaban saya pribadi, bukan jawaban yang sudah dirancang bersama dengan dewan milis. Jadi, bisa dianggap mewakili jawaban komunitas, atau malah sekedar jawaban iseng saya. Hehe…

Komunitas apa sih Blogger Ngalam itu?

Baiklah. Dari kata “Blogger”, jelas anggotanya adalah para blogger. Ya meski ada yang blognya belum jalan, atau yang tersuspend, mereka tetep blogger *halah*. Kata “Ngalam”, buat orang Malang sih jelas tahu. Tapi buat yang dari luar kota, itu adalah bahasa walikan khas Malang. Jadi, Blogger Ngalam adalah komunitas para blogger se-Malang Raya. Ingat, Malang Raya loh ya. Info lengkapnya ada di sini.

Sekedar menambahkan, Blogger Ngalam adalah komunitas non-profit murni! Gak ada unsur politik, ekonomi, maupun urusan bullshit lainnya. Kita murni orang-orang yang senang berkumpul tanpa beban. Kita sering diundang oleh suatu brand, tanpa menetapkan tarif. Kalau dibayar ya alhamdulillah, gak dibayar ya tetep seneng sudah kumpul-kumpul. Kita juga hobi bersosial loh. Dan kita pastinya INDEPENDENT!

Gimana ini, kok banyak email masuk dari Blogger Ngalam? Pendek-pendek dan gak jelas lagi…

Hahaha, ya namanya aja milis, mbak. Itu media komunikasi. Tempat ngobrol. Belum tahu cara pakainya? Belum tahu trik untuk filtering email dari milis? Coba baca salah satu post saya sebelumnya di blog ini. Selama ini, member bloggerngalam memang lebih nyaman di milis, bisa dibuka di mana aja dan pakai device apa aja. Saran saya, pakai GMail alih-alih Yahoo Mail untuk bermilis, karena support threaded mail.

Kenapa kok gak bikin Facebook Group aja? Kan lebih enak, tinggal posting dan komentar di sana.

Sebelumnya saya tanya balik deh. Yang mana yang lebih primary, email atau Facebook? Menurut pandangan saya, email jauh lebih primary. Coba pikir, gimana mau punya Facebook kalau gak punya email? Hehe… Buka email jauh lebih ringan daripada buka Facebook. Mau pakai Laptop, iPad, BB, Android, iPhone, atau HP Java jadul pun bisa. Selain itu, dibandingkan Facebook, pengarsipan milis lebih oke. Seluruh pesan tersimpan di provider milis.

Lagian, berapa lama sih Facebook mau terus hidup? Apa mau komunikasi bloggerngalam ter-reset lagi setelah ada jejaring sosial yang lebih populer? Beberapa member bloggerngalam yang saya kenal malah justru jarang buka facebook sekarang ini. Termasuk saya sih. Hehe…

Kenapa susah banget ya masuk milis Blogger Ngalam?

Pertanyaan ini sempat keluar dari beberapa orang yang ter-reject pesannya. Sekedar informasi tentang peraturan bloggerngalam nih. Setiap anggota yang baru teraprove di milis, nggak akan bisa post pesan sebelum mengirim email yang namanya “Form Perkenalan”. Sebagai moderator yang baik, setiap mereject email yang masuk, saya pasti kasih pesan tentang kesalahannya dan apa yang harus dilakukan.

Misalnya nih, ada orang kirim form perkenalan tapi formatnya salah. Ada yang subjectnya gak diganti, jadi tetep “Perkenalan _nama_anda_”. Apa gak ngakak lihat subjek perkenalan gitu? Daripada nanti dibully di milis, mending ya diperbaiki toh. Ada yang sekedar subjeknya “Perkenalan” saja. Nah, coba bayangkan kalau 10 orang yang ngirim email perkenalan dengan subjek itu. Apa gak bingung bacanya?

Jadi pada dasarnya, masuk milis bloggerngalam itu gak susah kok. Daftar aja via web di alamat http://groups.google.com/group/blogger-ngalam/, terus setelah diaprove, kirim form perkenalan sesuai format yang diberikan, setelah itu bebas deh bermilis. Kenapa harus pakai form perkenalan baru bisa post? Ini untuk menghindari orang yang sekedar masuk milis cuma mau promosi blognya doank. Ada tuh yang kirim puluhan pesan, cuma isinya “kunjungi blog saya di blablabla ya”, atau “ini nih info tentang saya di blablabla”. Annoying ga?

Tambahan, setiap anggota yang daftar di milis bloggerngalam, selalu saya ubah delivery-nya menjadi “single email”. Kenapa? Karena kalau pakai digest/ringkasan, bakal mengganggu thread. Apalagi kalau pakai yang “no email”. Ini niat bermilis gak sih? Beralasan nanti banyak email? Loh, belum tahu cara filtering ya? Ya paling gak kan pakai email lain juga bisa. Yang gak terima, ya silahkan unsub.

Apa sih kegiatannya Blogger Ngalam? Berapa banyak anggotanya?

Jujur, Blogger Ngalam ini adalah salah satu komunitas saya yang paling abstrak. Benar-benar gak terjadwal kegiatannya. Satu yang pasti gak bisa ditinggalkan, jelas NGEBLOG! Sisanya, kita gak pernah rencanakan dengan terjadwal sebenar-benarnya. Yang paling sering jelas kopdar. Tapi itu pun gak terjadwal. Kalau ada yang tanya “kapan dan di mana biasa ngumpul-ngumpul”, selalu saya jawab “gak pasti, pantau aja milis”.

Sempat tercetus bahwa komunitas ini adalah komunitas wacana, karena hampir semua yang diwacanakan di milis, berakhir dengan sekedar wacana saja. Tapi nggak juga loh, nyatanya sempat terlaksana juga #oblongmerahmuda yang kontroversial itu. :)

Jumlah anggota milis, pada saat post ini saya tulis, tercatat ada 410 anggota. Ya jelas, gak semuanya aktif. Tapi terbukti loh, anggota bloggerngalam itu sangat bervariasi. Sumpah! Dari jenis pekerjaan, rentang umur, asal daerah, hingga domisili sekarang ini. Daftar pengurusnya, bisa dilihat di sini. Cara daftar, bisa baca di sini.

Apa sih keuntungannya ikutan bloggerngalam? Ngapain juga berkomunitas?

Jangan ditanyakan ke saya deh pertanyaan semacam ini. Coba aja lihat profil anggota-anggota Blogger Ngalam. Kalau Anda anggap mereka adalah orang-orang yang beruntung karena masuk komunitas ini, ya silahkan ikuti jejak mereka. Kalau Anda anggap mereka terkena musibah, ya jangan ikutan. Yang pasti, nggak sedikit teman-teman bloggerngalam yang dapat pekerjaan atau jadi terkenal karena ikutan komunitas ini. Percayalah!

Apa benar ada bullying yang sampai bikin unsub?

Ada. Banget! Setiap anggota baru yang ngirim form perkenalan, pasti awalnya ditanggapi dengan salam kenal biasa. Baru kalau ada yang annoying, misalkan pakai signature aneh-aneh, pakai singkatan aneh-aneh, bahasa alay, pakai audio player yang default nyala di blognya, dan sebagainya, baru deh dia di-bully. Yang gak kuat dengan kritik, pasti langsung unsub. Padahal, kritik-kritik yang dikeluarkan oleh teman-teman, selalu kritik yang membangun loh, meski dengan gaya bahasa yang menjatuhkan. :p

Triknya, ikutilah aturan milis dan juga norma yang berlaku. Kenalan, tapi jangan sok kenal. Ada banyak aturan tak tertulis yang ada di milis, yang kadang bisa “menyentil” jiwa iseng teman-teman untuk mem-bully. Baca alur komunikasi di milis. Jangan mudah protes ini-itu, selama anggota lama belum protes. Seluruh etika online biasanya berlaku di milis ini.

Apa maksud pertanyaan “Apa yang Anda lakukan di tahun 1998″?

Jangan tanya saya. Itu aturan yang ditulis pengurus sebelumnya. Silahkan diikuti saja dan dijawab pertanyaannya. Intinya, itu pertanyaan sakral!

Siapa sih ketua Blogger Ngalam?

Bukan, bukan saya! Serius, bukan saya! Saya kan bukan orang yang terkenal…

Hening………………………….

Nah, itulah beberapa FAQ (Frequently Asked Questions) yang cukup sering saya dapatkan seputar komunitas Blogger Ngalam ini. Mungkin masih ada banyak lagi pertanyaan yang belum terjawab. Bagi teman-teman yang ingin menambahkan, bisa di komen di bawah ini. Viva la vida!

13 Comments

  1. Ooo..pantes delivery di akun saya berubah. ternyata diubah to sama pak ketua. saya blum pernah ikut google grup, saya pikir nantinya bakal kayak yahoogroup, makanya saya setting digest awalnya. ternyata Gmail ngasih layanan threaded mail. jadi ya gpp deh…lebih enak malah baca email2nya ^_^

    Reply
  2. Aku tambahkan,
    mengapa orang Malang, suka main membalik urutan huruf dalam kata begitu, ada yang tahu?
    Sejak kapan, atau apa asal mula pemicu walikan/kiwalan (terbalik)?
    Apakah sang ketua bisa menjawab?

    Reply
  3. Ga tau apakah sampeyan mengingat saya, tapi beberapa hari yang silam saya ganti pertanyaan sakralnya. Kali ini saya akan jawab pertanyaan sakral tersebut. Kalo ga salah ingat 1998 saya sedang sibuk demo dan sempat berangkat ke Jakarta. Maklum, kala itu reformasi sedang beken.

    Thank’s

    Reply

Leave a Comment.