• Home
  • /
  • Category Archives: Life Journey

Life Journey

Everything about my experiences in my life

VDMS Alumni Regional Meeting di Surabaya

Salah satu sponsor saya hingga menjadi seperti sekarang

Ini sebenarnya bukan lanjutan dari cerita saya tentang dunia perkuliahan, tapi hal yang saya ceritakan di sini berkaitan dengan salah satu hal yang mendukung saya di dunia perkuliahan. Ya, beasiswa!

VDMS adalah sebuah yayasan beasiswa, dan saya adalah salah satu alumni penerimanya. Program yang disediakan pun tidak hanya sekedar biaya pendidikan saja, tapi juga ada pelatihan bagi yang berprestasi. Saya pernah mengikuti salah satu pelatihannya, dengan nama Leadership Conference yang bertempat di Makassar. Sebuah pelatihan yang cukup membekas di ingatan saya, karena sebelumnya saya jarang mengikuti kegiatan semacam itu.

Cerita singkatnya, ada seorang pengusaha bernama Van Deventer yang duitnya dipinjam oleh seseorang untuk menjalankan sebuah perusahaan minyak di Indonesia. Setelah sekian lama, orang tersebut meninggal. Salah satu wasiatnya, biarkan dana tersebut tetap tersimpan sebagai saham, yang mana keuntungannya akan digunakan untuk membantu pendidikan pelajar di Indonesia. Dan kemarin saya baru tahu, kalau ternyata perusahaan tersebut ternyata sekarang bernama Shell.

Akhir Tahun yang Padat

Perjalanan menjadi pengusaha sukses

Siapa bilang jadi pengusaha itu mudah? Siapa bilang jadi pengusaha itu tinggal ongkang-ongkang nunggu duit? Itu bisa terjadi sih, kalau usahanya sudah stabil. Dan alhamdulillah, saya belum mengalaminya. Saya justru sedang dalam masa terberat menjadi pengusaha, yaitu tahap memulainya.

Semenjak lulus dari kampus saya bulan Juli 2011 lalu, dengan terpaksa saya kehilangan seluruh tim inti Mimi Creative yang saya rintis karena suatu alasan pribadi. Akhirnya saya harus berjuang sendiri untuk mencari rekan-rekan seperjuangan yang sama-sama ingin berkembang pesat, menuju kesuksesan bersama sebagai sebuah tim. Saya ingin berlari, melesat, mencapai goal-goal saya.

Blogger Ngalam di Undangan FGD ICT Watch

Telat sih, tapi emang baru sempat nulis

Harusnya, post ini saya tulis tepat setelah saya pulang dari acara yang akan saya tulis di sini. Lebih tepatnya, setelah posting yang sebelumnya saya tulis tentang Jakarta. Tapi karena kesibukan dan kemalasan, jadinya baru sempat nulis sekarang. Yah, setidaknya ini bisa jadi suatu laporan pertanggungjawaban lah untuk komunitas Blogger Ngalam yang sudah secara tidak langsung membuat saya diundang ke acara ini.

Foto bareng di akhir acara

Kamis siang tanggal 15 September 2011, saya sudah menunggu keberangkatan pesawat Batavia Air di Bandara Abdurrachman Saleh Malang. Sekitar seminggu sebelumnya, komunitas saya dapat undangan dari ICT Watch. Singkat cerita, saya sudah menginap di Hotel Harris Jakarta untuk menanti sesi utama esok harinya.

Ma Chung Story – Part 5 – Beranjak Keluar dari “Tempurung”

Mengenal besarnya dunia luar

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

Pertama kali ke naik pesawat terbang, ke Makassar…

Sebelum acara Dies Natalis kedua, sebuah prosesi di mana saya mendapatkan penghargaan tertinggi tahunan, saya mendapatkan sebuah kesempatan langka. Yayasan pemberi beasiswa saya, Van Deventer, akan mengadakan semacam pelatihan leadership untuk wilayah Indonesia bagian timur. Kampus saya mendapat jatah 2 orang dari 10 penerima beasiswa, melalui seleksi karya tulis. Alhamdulillah, saya lolos dan ternyata jatah untuk kampus saya nambah 1.

Perpisahan hari terakhir LC 5 Puntondo

Saya, Wendy, dan Pungky berangkat ke PPLH Puntondo di Makassar, untuk bertemu dengan teman-teman lainnya yang semuanya luar biasa. Ini pertama kalinya saya naik pesawat komersial, dan pertama kalinya ke luar pulau selain bali dan madura. Pelatihan berlangsung sekitar 10 hari, di sebuah pusat pendidikan lingkungan hidup, di pinggir pantai. Kawasannya cukup tertinggal, namun indah dan membuat nyaman.

Ma Chung Story – Part 4 – Puncak Prestasi di Dalam “Tempurung”

Besar di kandang, untuk bekal menantang alam…

Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2 | Part 3

Prolog

Memasuki tahun kedua kuliah, bukanlah hal yang mudah. Saya masih mencari jati diri di lingkungan yang serba beragam itu. Masih dalam efek “pencarian sahabat sejati yang hilang”, saya berganti-ganti teman dekat. Dari yang seetnis, seagama, hingga yang beda etnis maupun beda agama. Bukannya SARA, tapi waktu itu saya memang sedang mencari tempat yang nyaman saya tinggali. Entah kenapa, nggak ada tempat yang benar-benar nyaman. Seperti kehilangan.

Saya nggak ambil pusing, yang penting hidup saya jalan dan jadi yang terbaik. Urusan akademis saya tetap saya jalankan dengan antusias. Urusan organisasi pun nggak ketinggalan. Bisa dibilang, saya over active di masa itu. Bukan demi apa-apa. Saya hanya senang. Itu saja.

Kedatangan di Jakarta Undangan ICT Watch

Sekedar melakukan reportase singkat

Berawal dari info singkat yang dipost oleh Sandy di milis Bloggerngalam, hasil copas dengan sumber detik.com, ternyata memang Internet Sehat akan mengadakan acara diskusi terkait etika berinternet. Awalnya hanya membaca sekilas berita itu dan lewat begitu saja. Eh tapi ternyata, berkat salah satu dedengkot Bloggerngalam (Sam Ardi), akhirnya komunitas saya ini mendapat undangan. Undangan dibuka untuk satu orang melalui milis.

Saya mengajukan diri dan menyatakan bahwa saya bisa (dari segi waktu). Dan ujung-ujungnya, memang saya yang berangkat karena saya ini pengangguran / pekerja serabutan / manusia bebas waktu. Berdasarkan konfirmasi dari pihak ICT Watch, saya memang sudah dimasukkan ke daftar undangan dan mendapat support untuk masalah transportasi dan akomodasi.