Mengenal besarnya dunia luar
Buat yang belum baca post sebelumnya, bisa diubek-ubek di sini:
Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
Pertama kali ke naik pesawat terbang, ke Makassar…
Sebelum acara Dies Natalis kedua, sebuah prosesi di mana saya mendapatkan penghargaan tertinggi tahunan, saya mendapatkan sebuah kesempatan langka. Yayasan pemberi beasiswa saya, Van Deventer, akan mengadakan semacam pelatihan leadership untuk wilayah Indonesia bagian timur. Kampus saya mendapat jatah 2 orang dari 10 penerima beasiswa, melalui seleksi karya tulis. Alhamdulillah, saya lolos dan ternyata jatah untuk kampus saya nambah 1.

Perpisahan hari terakhir LC 5 Puntondo
Saya, Wendy, dan Pungky berangkat ke PPLH Puntondo di Makassar, untuk bertemu dengan teman-teman lainnya yang semuanya luar biasa. Ini pertama kalinya saya naik pesawat komersial, dan pertama kalinya ke luar pulau selain bali dan madura. Pelatihan berlangsung sekitar 10 hari, di sebuah pusat pendidikan lingkungan hidup, di pinggir pantai. Kawasannya cukup tertinggal, namun indah dan membuat nyaman.
Sepertinya sekali lagi saya harus terima kasih kepada Mark Zuckerberg, berkat Facebook yang bisa mempertemukan para teman lama. Entah kenapa, lulusan SD saya waktu itu nggak ada buku kenangan. Jadi bener-bener susah tuh kalau mau mengontak teman-teman jaman seragam merah putih itu. Saya sendiri, alih-alih jadi seorang networker seperti sekarang, dulu saya adalah pemalu yang lebih suka berteman dengan orang itu-itu aja. Dan karena dulu kelas dibuat ranking pararel, saya yang hampir selalu masuk kelas unggulan, ya temannya itu-itu aja.
Dua kegiatan yang cukup besar sudah selesai dijalankan. Keduanya, dengan codename #oblong. Berawal dari tawaran kerjasama dari Tim Sharing Keliling untuk menggelar acara