• Home
  • /
  • Tag Archives:  Reflection

Entrepreneur: Tim yang Solid Merupakan Kunci Keberlanjutan

Kenapa bukan kunci keberhasilan?

Menyusun satu demi satu kepingan bersama-sama

Menjalankan suatu usaha sendirian, tentu ada sisi positif dan negatifnya. Di sisi keuntungan, tentu saja pengusaha single fighter akan mendapatkan penghasilan yang sepenuhnya untuk diri sendiri. Seluruh jerih payah yang dikeluarkan semuanya akan kembali ke diri sendiri juga. Keputusan tertinggi perusahaan mutlak ada di tangannya. Bebas, sebebas-bebasnya.

Tetapi, bagaimana dengan hubungan sosial, kebersamaan, serta berbagi beban? Bila terjadi suatu masalah ataupun kerugian, tentu saja pengusaha single fighter harus menanggung beban itu sendirian. Pekerjaan yang bersifat rahasia khusus perusahaan pun, harus dikerjakan sendiri. Seandainya dapat keuntungan pun, perasaan bahagia tertinggi hanya dimiliki sendiri (atau dengan keluarganya).

Entrepreneur: Lulus Kuliah Langsung Buka Usaha? Bersiaplah Merasa Iri dengan yang Kerja

Nggak ada yang salah dengan jadi entreprenur maupun pegawai

Ada beberapa teman yang tanya ke saya, “Kok berani sih langsung terjun buka usaha?” Saya bingung gimana jawabnya. Kalau diingat-ingat lagi, saya sendiri cukup lupa kenapa saya kok nekat buka usaha langsung tanpa kerja dulu. Entah dulu karena gak mau terikat waktu kerja, entah karena pingin sukses lebih cepat, atau karena sekedar coba-coba. Yang pasti, sekarang saya sudah terjun di bidang ini.

Jejaring yang banyak, semakin banyak godaan

Bisa dibilang, saya ini sama sekali nggak punya pengalaman kerja di perusahaan orang lain. Sekedar PKL sih pernah, tapi kan hanya merasakan sedikit saja pengalaman jadi pegawai. Nulis di PC Media dan PC Mild pun, meski kerja di perusahaan orang lain, tekanan yang ada itu cuma deadline saja. Nggak ada tekanan lain yang berarti. Bukan hanya nggak ada tekanan, tapi juga nggak ada pengalaman tentang dunia wirausaha!

Menunda Kesenangan, Untuk Kesenangan yang Jauh Lebih Besar

Sedikit refleksi sederhana untuk masa depan

Tabung kesenangan hari ini, untuk kesenangan yang lebih besar nanti

Pernah nggak, denger dari orang-orang di sekitar Anda, pertanyaan seperti ini:

— Buat apa sih repot-repot gitu, hidup kan masih panjang?
— Daripada di depan komputer terus, kenapa nggak habisin waktu main-main sama teman aja tuh?
— Waaah, sibuk terus ya, kapan senang-senangnya tuh?
— Semangat banget kamu, tapi emang gak ada yang lebih asyik dikerjain?

Dan masih banyak lagi kata-kata serta pertanyaan yang sejenis dengan yang ada di atas. Kalau pernah, berarti menurut saya, Anda adalah orang yang beruntung. Mengapa? Karena nasib Anda setidaknya akan lebih baik daripada yang bertanya itu. Percayalah.

Saya sendiri juga beberapa kali menerima pertanyaan seperti itu. Justru saya pribadi merasa heran, kok bisa sih mereka bertanya seperti itu? Emang mereka nggak mau masa depan yang lebih baik dari yang lain?

Tak Tega Mengekang Mereka

Sedikit empati untuk hewan-hewan yang terkurung

Di Hari Ibu ini, justru bukan post tentang Ibu yang saya publish. Post ini, sebenarnya juga bukan dipublish karena Hari Ibu itu sendiri. Post ini, hanya sekedar uneg-uneg saya terkait saudara kita yang bernama binatang. Ide post ini, terlintas saat melihat sebuah burung yang ada dalam sebuah sangkar kecil, yang di jual di pinggir jalan.

Mereka harusnya bisa terbang tinggi ke angkasa

Sejujurnya, saya ingin sekali memelihara seekor binatang. Kelinci, kucing, hamster, atau yang lainnya. Pernah dulu pelihara seekor kura-kura kecil, nggak beberapa hari lamanya sudah mati. Sempat dibuatkan kandang kelinci berisi beberapa ekor, mati karena kehujanan. Sepertinya saya tidak jodoh untuk memelihara binatang. Hehe…

Saya Yakin, Meski Sedikit Takut

Keraguan itu pasti ada, saya nggak bohong

Logo pada saat beta version

Alhamdulillah, pabrik saya akhirnya melakukan soft launching untuk website company profile-nya. Dengan ini, meskipun belum resmi, status saya sedikit berubah dari pengangguran jadi karyawan sebuah perusahaan. Kerjaan kita pun gak pernah habis dengan sedemikian banyaknya tawaran ngerjain project yang datang. Benar-benar overload untuk saat ini. Bahkan kegiatan komunitas atau organisasi lain juga cukup terbengkalai.

Nggak mudah untuk mencapai ke sini. Sempat saya ragu sewaktu 2 rekan terbaik saya, Alexander dan David Rozando, memilih untuk bekerja lebih dahulu daripada meneruskan Mimi Creative ini. Benar-benar ragu. Apakah saya bisa melanjutkan ini ya? Dengan siapa saya akan melanjutkannya?

Tentang Responsibility

Sedikit refleksi untuk semuanya

Hidup ini bisa dibilang cukup panjang, bisa dibilang sangat singkat. Yang pasti, hidup ini hanya sekali. Dan setiap kehidupan, terbagi menjadi masa-masa tertentu. Setiap masa hidup itu, kita sebagai manusia memiliki responsibility (tanggung jawab) yang berbeda-beda. Bisa jadi, semakin tua maka semakin berat pula responsibility yang kita miliki.

Post ini terinspirasi dari seminar AMA Malang kemarin, dengan pembicara Dr. Mochtar Riady, salah satu konglomerat Indonesia yang berasal dari Kota Malang. Saya akan sedikit melakukan refleksi tentang tanggung jawab kehidupan. Meskipun mungkin saya sama sekali belum menempuh setengah masa kehidupan saya, setidaknya saya bisa berpikir untuk masa depan.

34567