• Home
  • /
  • Tag Archives:  Reflection

Focus!

Bukan karena hyperactive, tapi memang kurang bisa mengatur diri…

Eh, ada kegiatan A. Ikutan yuk?
Eh, ada komunitas baru. Join yuk?
Eh, itu ada kompetisi. Berminat?

Dimulai sekitar 3 sampai 5 tahun yang lalu, kalimat-kalimat di atas membawa saya ke sebuah dunia yang berbeda dari dunia saya sebelumnya. Dari saya yang penuh waktu luang, hingga bisa nge-game sampai pagi, baca komik sepuasnya, dan sebagainya, menjadi manusia penuh kegiatan dan komunitas. Oke, memang saya bisa berkembang dan mengubah saya menjadi lebih baik. Saya pun merasa nyaman, karena saya bisa bereksplorasi sepuas saya.

Miliki Sendiri, atau Berpartner?

Sebuah pilihan, bukan suatu hal yang harus dipersulit.

Sudah beberapa bulan ini saya menjalankan usaha kecil-kecilan di bawah nama Mimi Creative bersama tim yang saya bentuk. Dengan berbekal skill yang membuat kami cukup percaya diri, kami merancang timeline kecil-kecilan selama beberapa bulan ke depan. Dengan memanfaatkan sebuah ruang kecil di rumah saudara saya, kita melangkah dan berhasil bertahan setidaknya selama 3-4 bulanan, dengan nyaman.

Ya, nyaman. Karena kita hidup di situasi yang kita inginkan. Berkreasi sembari mendapatkan pemasukan yang lebih dari cukup, mengembangkan secara perlahan-lahan, serta bersenang-senang bersama. Di benak kita, ini adalah roadmap yang sudah cukup stabil untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan. Sedikit demi sedikit, kita mengumpulkan bekal.

Sebuah Awal Kecil yang Gak Terasa Jadi Perjalanan Besar

Kumulai langkahi semua tanpa lelah – lirik lagu Pas Band

Barusan buka-buka lagi arsip blog untuk sekedar mereview masa lalu saya. Ya, sekedar mengingat-ingat dan mencoba menerka, kok bisa saya kecemplung di tempat saya yang sekarang ini. Sungguh rahasia Illahi itu gak ada yang bisa menebaknya.

Saya rasa ini diawali dari sebuah pemikiran saya tentang mengapa harus jadi entrepreneur, bukan freelancer. Pemikiran tersebut memang telah membawa saya hingga mampu membentuk tim baru Mimi Creative yang solid ini. Dengan visi, misi, dan jiwa untuk meraih masa depan yang berbeda dari jalur orang sebaya lainnya, kita bergerak.

Diawali dengan Bismillah

Bukan sekedar mengisi blog yang lagi hiatus

Eh kamu blogger? Alamat blogmu apa?

Pertanyaan di atas agak ngejleb ketika ditanyakan pada waktu seperti sekarang ini, yang mana post terakhir saja tertanggal 19 Februari 2012. Itupun sekedar post pengumuman kalau saya ada artikel di tempat lain. Iya, sudah agak lama emang gak nulis di blog ini karena berbagai alasan. Padahal, dulu saya pernah komitmen untuk minimal nulis 10 post setiap bulannya.

Sempat ditanyain sama temen di twitter, yang request post tentang manajemen waktu. Hah? Gimana mau ngasih wejangan tentang manajemen waktu, kalau saya sendiri belum bisa mengatur waktu dan meluangkannya untuk sekedar memenuhi target 10 post perbulan saya? Tapi saya pikir-pikir kembali, mungkin masalah utamanya bukan pada pengaturan waktunya, tapi pada kemauan untuk meluangkan pikiran untuk menjelajahi imajinasi-imajinasi sebagai bahan membuat post.

Terima Kasih Mozilla dan Nokia

Pengaturan ulang prioritas.

Sudah cukup lama saya mempertimbangkan hal ini, yang berkaitan dengan tidak menyempatkan diri karena prioritas. Saya pikir, daripada semua gak berjalan dengan baik, berarti harus ada yang diprioritaskan. Bukan berarti yang saya prioritaskan di bagian bawah adalah aktivitas yang gak saya suka, wong saya suka semuanya.

Pengaturan prioritas itu sebenarnya murni hak saya, dengan berbagai pertimbangan yang tidak bisa saya katakan. Yang pasti, sebisa mungkin semua saya atur agar sama-sama mendapatkan manfaat dari keputusan saya ini. Seharusnya saya juga gak perlu untuk nulis di blogpost ini, tapi agar ada sebuah bukti nyata pengakuan tertulis dari saya, ya lebih baik saya tulis saja. Hitung-hitung nambah postingan di sini. Hehe…

Antara Tidak Sempat dan Tidak Menyempatkan Diri

Sedikit renungan yang penting tapi gak penting-penting amat.

Sudah tanggal 17 bulan ini, tapi saya baru menghasilkan 1 blog post saja. Bulan kemarin saja, juga cuma bisa menelurkan 7 post saja. Apakah saya sudah bosan ngeblog? Ataukah saya terlalu sibuk hal lainnya? Atau malah saya lupa password? Bukan, bukan semuanya. Saya hanya sekedar tidak menyempatkan diri untuk menulis.

Berbagai aktivitas sehari-hari, deadline yang mengerikan, wajah klien yang penuh senyum dibalik bosnya yang bertampang sangar, kegiatan komunitas, berhubungan sosial, dan lain-lainnya, tentu gak bisa dikerjakan bareng dalam satu waktu. Saya ini manusia biasa yang hanya punya waktu sehari = 24 jam, dengan jatah waktu tidur normal 6-8 jam sehari. Tentu tidak semua bisa saya penuhi secara maksimal, meskipun saya inginkan.

23456